Mengetahui Perbedaan Osteoarthritis dan Osteoporosis

Share dan Tag Temanmu di :

Tidak sedikit masyarakat Indonesia yang masih tidak mengetahui dan memahami perbedaan osteoarthritis dan osteoporosis. Hal ini disebabkan karena keduanya memiliki kesamaan, yaitu tulang yang mudah patah. Lebih dari itu, kedua penyakit ini juga sering menyerang manusia yang telah berusia lanjut.

Dibandingkan dengan osteoporosis, penyakit osteoarthritis sepertinya belum banyak diketahui masyarakat. Bahkan tidak sedikit yang mengira bahwa  gejala osteoarthritis merupakan pertanda adanya pengeroposan tulang. Padahal keduanya merupakan penyakit yang berbeda. 

Secara umum, perbedaan kedua penyakit ini terletak pada bagian tubuh yang diserang. Penyakit osteoarthritis merupakan penyakit degeneratif yang menyerang bagian persendian tubuh, sedangkan osteoporosis menyerang tulang tubuh seseorang. 


Osteoarthritis merupakan salah satu penyebab utama sakit punggung bagi sebagian orang. Osteoarthritis, terutama dterlihat pada orang tua, merupakan mogok tulang rawan, disk, sendi, dan cairan sinovial yang memungkinkan kebebasan tubuh kita bergerak. 

Sebagian besar kasus osteoarthritis mempengaruhi tulang rawan, jaringan keras tapi licin yang menutupi ujung tulang dimana mereka bertemu untuk membentuk sendi. Tulang rawan yang sehat memungkinkan tulang untuk meluncur di atas satu sama lain. Hal ini juga menyerap energi dari shock gerakan fisik.

Seiring dengan bertambahnya usia, fungsi organ tubuh akan semakin menurun. Begitu juga dengan tulang rawan sendi. Tulang rawan sendi merupakan jaringan elastis yang berperan sebagai penghubung antar tulang. Tulang rawan sendi atau sering disebut juga kartilago ini juga memiliki cairan pelumas sehingga gesekan antar tulang menjadi halus. Namun, ketika memasuki usia 50 tahun ke atas, fungsi tulang rawan sendi ini akan semakin menurun. Hal ini disebabkan karena produksi cairan pelumas atau cairan sinovial semakin menurun. Jika cairan ini semakin sedikit, maka gesekan antar tulang dapat merusak tulang rawan sendi. Kerusakan tulang rawan sendi inilah yang sering disebut dengan osteoarthritis.

Sedangkan osteoporosis merupakan suatu penyakit yang mengurangi kepadatan tulang sehingga berisiko patah tulang, hal ini diakibatkan karena kurangnya olahraga guna memperkuat otot dan struktur sendi, kekurangan gizi, serta efek samping sejumlah obat dan tentu saja perubahan hormon setelah menopause pada penderita. 

Gejala osteoporosis bisa diawali dengan timbulnya  nyeri punggung bawah yang tajam, bisa jadi ini dari faktor stress. Untuk mendapatkan tulang yang kuat dan sehat, setidaknya diperlukan 1000 mg kalsium perhari (sebaiknya dalam bentuk sitrat) tetapi tidak lebih dari 1200 mg. 

Namun, osteoporosis tidak memiliki gejala yang khas. Maka dari itu, penyakit ini sering disebut dengan silent disease. Bahkan bisa langsung terjadi patah tulang karena trauma ringan saja. Itulah sebabnya, bagi Anda yang telah berusia lanjut, sebaiknya selalu berhati-hati ketika menjalankan akitivitas sehari-hari.

Untuk penanganannya, osteoarthritis dan osteoporosis memiliki cara yang berbeda. Untuk mengantisipasi terjadinya osteoporosis, sebaiknya tambahkan jumlah asupan kalsium sejak masih muda, seperti mengonsumsi susu atau ikan teri. Terkadang, suplemen kalsium juga dapat diperlukan. 

Hanya saja, mengonsumsi suplemen dengan dosis tinggi dapat menimbulkan efek samping yang berbahaya. Misalnya, menyebabkan terbentuknya batu di saluran kemih, serta peningkatan risiko stroke dan serangan jantung. 

Disamping itu, penderita osteoporosis masih bisa melakukan aktivitas fisik, meski dengan beban yang terkontrol atau tidak terlalu berat. Mereka yang mengidap penyakit ini bisa melakukan senam khusus osteoporosis yang bertujuan untuk membiasakan tulang tubuh menahan beban dan penguatan otot. 

Selain olahraga ringan, penerita osteoporosis juga disarankan untuk mengonsumsi vitamin yang cukup. Asupan vitamin yang diperlukan oleh penderita osteoporosis diantaranya adalah vitamin C, D, B6, B12, dan folat. Sedangakn mineral yang diperlukan, seperti magnesium dan kalsium.

Sedangkan untuk penanganan penderita osteoarthritis terbilang lebih rumit karena sifatnya simtomatik, terkadang tergantung derajat kerusakan sendinya. Untuk mengurangi rasa nyeri yang timbul, suntikan kortikosteroid lokal perlu diberikan kepada penderitanya. Namun, alangkah baiknya jangan memberikan kortikosteroid secara oral pada penderita pengapuran, pasalnya tulang akan menjadi semakin keropos. 

Disamping memberikan obat osteoarthritis, penderita juga bisa melakukan pemanasan atau fisioterapi di permukaan kulit, diatas sendi yang mengalami gangguan, antara lain dengan gelombang pendek atau gelombang ultara suara, sampai pemanasan melalui media air atau hydrotherapy.

Asupan omega 3 yang banyak ditemukan dalam ikan, seperti salmon, tuna, serta ikan teri juga baik untuk dikonsumsi oleh penderita osteoarthritis. Selain itu, penderita juga dinajurkan untuk mengonsumsi buah pisang, wortel, serta nanas. Buah nanas diketahui mengandung enzim bromelin yang baik untuk mengurangi radang sendi. 

Semoga informasi seputar perbedaan antara osteoarthritis dan osteoporosis yang telah kami berikan bisa bermanfaat dan menambah pengetahui kita untuk lebih memahami dan mampu membedakan antara kedua penyakit tersebut. Semoga bermanfaat.

By Sri Maryati - Kesehatan Senin, 03 Juli 2017 13:56:22

Related Post :
Penyakit
Mengenal Lebih Dekat Penyakit…

Penyakit osteoporosis atau pengoroposan…

Kesehatan
Makanan Sehat Penurun Kolesterol…

Makanan sehat penurun kolesterol…

Manfaat
Khasiat Biji Buah Ketapang…

Pohon Ketapang atau yang…

Kesehatan
Solusi Agar Tubuh Tetap…

Solusi agar tubuh tetap…

Tips
Tips Usir Stres dengan…

Meskipun terdapat beragam cara…

Kesehatan
Terbukti! Minum Kopi Bikin…

Selain menghilangkan kantuk, ternyata…

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Kirim Pertanyaan


  • Asam urat dan ginjal lemah

    1 Balasan

    Kesehatan

    [7/3, 20:35] iifirly: Malam mas..boleh tanya? [7/3, 20:35] iifirly: Btw...apakah dgn minum qnc ini bdn kita sakit sakit? [7/3, 20:36] iifirly: Sy kan menderita asam urat akut dan lemah ginjal…

  • Keputihan

    1 Balasan

    Kesehatan

    Saya nyeri pinggang dan kadang suka keluar keputihan yg agak coklat samar dan berbentuk cair

  • Usus turun

    1 Balasan

    Kesehatan

    Apa Ciri - ciri usus turun dan d bagian mana terdapat rasa sakit jika mengalami usus turun

  • anemia

    1 Balasan

    Kesehatan

    permisi, saya sering pusing , mual dan lemas. bahkan terkadang sampai sesak nafas. wajah sayapun sering terlihat pucat. apakah benar saya mengidap penyakit anemia?

  • Bisa kah tuli telinga ringan sembuh dengan jelly gamat...boleh saya minta testimoni nya

    1 Balasan

    Kesehatan

    Apakah tuli telinga ringan sebelah kiri bisa sembuh dengan jelly gamat gold... Boleh kah saya minta kirim kan testimoni pemakai jelly gamat yg sudah sembuh???


Kesehatan
Demi Kesehatan Jangan Pernah Pinjamkan Benda Ini

Terdapat beberapa benda pribadi yang…

Kesehatan
Waspada! Penyakit Ini Rentan Dialami Pemain Sepakbola

Bermain sepakbola memang menyenangkan dan…

Kesehatan
Kesalahan Saat Diet Yang Harus Anda Hindari

Sebelum anda menjalani program diet…

Kirim Pertanyaan
Top