Mengenal Sindrom Tourette yang Dialami Tora Sudiro

Share dan Tag Temanmu di :

Setelah tertangkap akibat penyalahgunaan narkotika berupa pil dumolid, beberapa waktu lalu Tora Sudiro sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur. Hal ini dilakukan setelah polisi memperoleh hasil assessment dari Badan Narkotika Nasional (BNN) yang menyatakan bahwa suami dari aktris Mieke Amalia tersebut mengalami ketergantungan. 

"Itu (rehab) sesuai dengan assessment BNN kemarin. Jadi Tora memiliki ketergantungan sehingga harus direhabilitasi," ujar pengacara Tora Sudiro, Lydia Wongso, saat ditemui di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Senin (7/8/2017).


Hasil assessment BNN menunjukkan bahwa Tora mengidap sindrom tourette. Penyakit neuropsikiatrik ini membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan yang spontan tanpa bisa mengontrolnya. Diketahui, ternyata Tora Sudiro mengidap sindrom tourette ini disebabkan karena faktor keturunan dari keluarganya.

Maka dari itu, pengacara Tora Sudiro, Lydia Wongso mengapresiasi langkah BNN untuk merekomendasikan rehabilitas bagi kliennya ke RSKO Cibubur, Jakarta Timur. Karena, jika terus dibiarkan, maka bukan tidak mungkin kondisi Tora Sudiro akan semakin memburuk. 

Lalu, apa itu sindrom tourette ?

Sindrom tourette adalah gangguan neuropsikiatrik dimana penderitanya melakukan serangkaian gerakan berulang yang tidak disengaja, diluar kendali, dan bersifat tiba-tiba, atau disebut juga dengan tic. Biasanya sindrom tourette berawal pada usia 2-15 tahun dan lebih umum dialami oleh anak laki-laki daripada perempuan. 

Nama sindrom ini diambil dari Dr Georges Gilles de la Tourette. Penyakit ini pertama kali ditemukan pada perempuan berusia 86 tahun di Perancis. Namun, pada masa sekarang penyakit ini ditemukan pada anak-anak. Namun, tingkat keparahan sindrom tourette dapat memburuk dan justru membaik pada tahap kehidupan yang berbeda. 

Tic pada penderita sindrom tourette terjadi secara hilang timbul dan biasanya menghilang dalam satu tahun. Pada penderita sindrom tourette, dapat terjadi berbagai jenis tic selama beberapa kali dalam satu hari dan berlangsung lebih dari 1 tahun. 

Penyebab utama dari sindrom tourette ini belum diketahui secara pasti. Namun, para ahli percaya bahwa sindrom tourette melibatkan bagian-bagian otak tertentu seperti sirkuit dan neurotransmiter yang memungkinkan saraf untuk berkomunikasi satu sama lain. 

Diperkirakan gangguan ini terjadi dari kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Jenis kelamin laki-laki dan adanya anggota keluarga yang mengalami sindrom tourette atau gangguan tic lainnya juga akan meningkatkan risiko seseorang mengalam sindrom tourette. 

Disamping itu, sindrom tourette juga dihubungkan dengan kondisi-kondisi lain, seperti gangguan perilaku hiperaktif atau disebut juga ADHD (attention deficit hyperactivity disorder). Kondisi ini diketahui dapat dialami oleh 6 dari 10 anak dengan sindrom tourette. Keterkaitan ini juag belum diketahui penyebabnya.

Beberapa penyakit lain yang juga ditemui pada anak dengan kasus sindrom tourette diantaranya adalah :

  • OCD atau obsessive-compulsive disorder atau OCB (obsessive-compulsive behavior) yang juga dialami oleh 5 dari 10 anak penderita sindrom tourette.
  • Gangguan tingkah laku (conduct disorder), seperti suka melawan dan perilaku kasar, yang dialami oleh 1-2 anak dari 10 anak penderita sindrom tourette. 
  • Gangguan perubahan suasana hati, seperti kecemasan berlebihan dan depresi yang dialami oleh 2 darin 10 anak penderita sindrom tourette.
  • Perilaku melukai diri, seperti membenturkan kepala. Kondisi ini dapat dialami oleh 3 dari 10 anak dengan sindrom tourette. 
  • Gangguan perilaku dialami hingga 8 dari 10 anak penderita sindrom tourette.
  • Kesulitan belajar juga dialami oleh 3 dari 10 anak dengan sindrom tourette.

Sindrom tourette dapat didiagnosa jika pasien mengalami tic paling tidak selaam 1 tahun. Jika pasien juga menderita gangguan saraf lainnya, maka akan lebih mudah untuk memastikan hasil diagnosanya. Pada pasien yang tidak menunjukkan masalah psikiatrik, makan akan jauh lebih menantang untuk memberikan diagnosis. Hal ini disebabkan karena sindrom tourette tidak dapat dideteksi dengan tes atau pemindaian apapun. 

Hambatan lain yang bisa dialami dalam mendiagnosa sindrom tourette adalah tic sederhana yang seringkali tidak terlihat oleh dokter. Sehingga, sangat penting untuk mendatangi ahli saraf yang berpengalaman dengan sindrom tourette dan pernah melihat berbagai gejalanya untuk mendapatkan diagnosa yang tepat. 

By Sri Maryati - Kesehatan Rabu, 16 Agustus 2017 15:59:15

Related Post :
Penyakit
Gejala Penyebab Penyakit Kulit…

Mengetahui definisi gejala penyebab…

Tips
Tips Cara Mengatasi Kapalan…

Tips cara mengatasi kapalan…

Kesehatan
Kesalahan Saat Diet Yang…

Sebelum anda menjalani program…

Penyakit
Mengenal Gejala Penyebab Dan…

Penyebab dan gejala stroke…

Tips
Tips Mencegah Keriput Saat…

Tips mencegah keriput saat…

Penyakit
Ini yang Perlu Anda…

Kanker otak adalah tumor…

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Kirim Pertanyaan


  • Sakit perut saat haid apakah berbahaya?

    1 Balasan

    Kesehatan

    Saya sering kali sakit perut atau kram saat haid berlangsung mulai dari pertama kali saya mengalami menstruasi. Namun biasanya nyeri itu hanya berlangsung 1-2 hari pertama haid. Namun, beberapa bulan…

  • Buat Obat infeksi paru-paru

    1 Balasan

    Kesehatan

    Apakah bisa buat obat infeksi paru-paru untuk anak-anak ?...

  • menyembuhkan suara serak

    1 Balasan

    Kesehatan

    apakah yang harus dilakukan bila suara serak dalam seminggu tidak dapat sembuh?

  • makanan untuk otak

    1 Balasan

    Kesehatan

    makanan apa yang cocok untuk mengisi nutrisi otak ? trima kasih

  • makanan apa saja yang sehat baik untuk kesehatan ginjal

    1 Balasan

    Kesehatan

    saya mau tanya, harus mengkonsumsi makanan apa agar ginjal saya tetap sehat dan terhindar dari penyakit ginjal? ditunggu jawabannya terimakasih..


Kesehatan
Penyebab Luka pada Penderita Diabetes Sulit Sembuh

Mengenali berbagai penyebab luka pada…

Kesehatan
Bahaya Terlalu Sering Memakai Sepatu Hak Tinggi

Bahaya terlalu sering memakai sepatu…

Kesehatan
Bahaya Racun Ikan Fugu yang Diduga Tewaskan Kim Jong-Nam

Mengetahui dampak dan bahaya racun…

Kirim Pertanyaan
Top