Cara Menjaga Kesehatan Selama Menjalankan Ibadah Haji

Share dan Tag Temanmu di :

Menjalankan ibadah haji memerlukan kesiapan fisik dan mental. Maka dari itu, para calon jemaah haji harus melakukan persiapan kesehatan sejak sebelum berangkat ibadah haji. Hal ini bertujuan untuk menjaga kesehatan tubuh agar dapat menjalankan seluruh rangkaian haji dengan lancar. Selain itu, dengan kondisi tubuh yang prima diharapkan para jemaah haji bisa beradaptasi dengan cuara di Arab saudi yang berbeda dengan di Indonesia. 


Melakukan vaksinasi dan berkonsultasi dengan dokter merupakan persiapan kesehatan yang perlu dilakukan sebelum keberangkatan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga sudah menetapkan ketentuan dalam pemeriksaan kesehatan bagi calon jemaah haji. Terdapat serangkaian pemeriksaan kesehatan yang harus dilakukan, meliputi pemeriksaan fisik seperti tanda-tanda vital, yaitu suhu, tekanan darah, laju pernapasan dan denyut nadi, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik umum seperti tinggi dan berat badan, kulit, kepala, mata, telinga, dan pemeriksaan dada. Kemudian dilakukan juga pemeriksaan penunjang, misalnya rontgen, pemeriksaan urine, dan elektrokardiografi (EKG). Sebelumnya, dokter juga akan mencatata riwayat kesehatan pada calon jemaah haji.

Meskipun telah melakukan persiapan fisik sebelum keberangkatan, namun para jemaah haji harus tetap berhati-hati dan menjaga kesehatan setelah tiba di tanah suci. Berikut ini beberapa cara menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah :

  • Pada saat berangkat beribadah haji, jangan lupa untuk membawa obat pribadi milik Anda. Jika masih dalam masa pengobatan, maka bawalah obat yang cukup untuk selama di sana. Jangan lupa juga untuk menyertakan surat keterangan dokter untuk berjaga-jaga jika ada petugas beacukai yang menanyakan perihal obat-obatan tersebut.
  • Jangan lupa untuk minum cukup air selama menjalankan ibadah haji. Cuaca di Arab Saudi lebih panas daripada di tanah air, sehingga jangan sampai Anda mengalami dehidrasi. Gunakan krim yang mengandung tabir surya agar kulit tetap sehat karena terlindung dari sinar UV. 
  • Jaga selalu kebersihan diri Anda dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun. Namun, jika tidak ada air, Anda bisa menggunakan cairan pembersih tangan. 
  • Gunakan pisau cukur sekali pakai dan tidak menggunakan alat-alat pribadi seperti pisau cukur atau sikat gigi bergantian dengan orang lain. Pasalnya, alat-alat ini bisa memungkinkan terjadinya penularan penyakit melalui darah, seperti HIV, hepatitis B dan hepatitis C
  • Yang tidak kalah penting, perhatikan juga makanan yang dikonsumsi. Hindari mengonsumsi makanan yang terbuat dari susu mentah atau daging yang belum matang dengan sempurna. Selalu cuci buah-buahan sebelum dikonsumsi. Jika mengonsumsi makanan atau minuman kemasan, jangan lupa memeriksa tanggal kadaluwarsa.

Ketika berada di ruangan terbuka bersama dengan ribuan jemaah haji lainnya, penting untuk melakukan beberapa hal berikut untuk mencegah terjadinya penularan penyakit, yaitu :

  1. Menggunakan masker selama beribadah
  2. Jaga jarak dengan orang lain, hindari jarak terlalu dekat
  3. Segera menjauh dari orang-orang yang sedang sakit, meskipun hanya batuk dan bersin
  4. Hindari tempat-tempat yang terlalu padat dengan melakukan ibadah di luar jam-jam yang ramai
  5. Jika Anda batuk atau bersin, maka jangan lakukan secara sembarangan. Tutup mulut dan hidung ketika sedang batuk atau bersin. Setelah itu, cuci tangan Anda hingga bersih.

Disamping itu, para jemaah juag harus memilih ibadah sunah sesuai dengan kemampuan masing-masing. Jangan memaksakan diri sehingga justru keteter ketika melakukan rukun haji. Jemaah boleh melakukan umrah tapi harus mempertimbangkan kemampuan fisik. Jangan sampai terlalu sering umrah namun kondisi tubuh justru drop. Stamina harus tetap dijaga agar dapat menjalankan ibadah saat puncak haji dengan lancar.

Dengan melakukan cara menjaga kesehatan selama ibadah haji tersebut, diharapkan para jemaah haji bisa terhindari dari penyakit dan kondisi yang dapat merugikan dan mengganggu ibadah haji Anda serta kembali ke tanah air dengan kondisi tetap sehat.

By Sri Maryati - Kesehatan Rabu, 30 Agustus 2017 10:30:32

Related Post :
Kewanitaan
Cara Menghitung Masa Subur…

Cara menghitung masa subur…

Tips
Tips Ampuh Agar Cepat…

Tips ampuh agar cepat…

Alami
Obat Alami Diare Untuk…

Diare pada anak dan…

Tips
Begini Cara Membuat Ramuan…

Berikut adalah cara membuat…

Penyakit
Memilih Prosedur Pengangkatan Kanker…

Untuk mengobati penyakit kanker…

Kesehatan
Mengenal Vaksin MMR (Mumps…

Mengenal vaksin atau imunisasi…

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Kirim Pertanyaan


  • Usus turun

    1 Balasan

    Kesehatan

    Apa Ciri - ciri usus turun dan d bagian mana terdapat rasa sakit jika mengalami usus turun

  • anemia

    1 Balasan

    Kesehatan

    permisi, saya sering pusing , mual dan lemas. bahkan terkadang sampai sesak nafas. wajah sayapun sering terlihat pucat. apakah benar saya mengidap penyakit anemia?

  • Bisa kah tuli telinga ringan sembuh dengan jelly gamat...boleh saya minta testimoni nya

    1 Balasan

    Kesehatan

    Apakah tuli telinga ringan sebelah kiri bisa sembuh dengan jelly gamat gold... Boleh kah saya minta kirim kan testimoni pemakai jelly gamat yg sudah sembuh???

  • susah kentut

    1 Balasan

    Kesehatan

    saya susah kentut,,, ap gejala nya dn bagai mna mngatsi nya

  • Penyakit Liver kronis

    1 Balasan

    Kesehatan

    Apa sakit liver itu selain perut buncit kaki juga bengkak? Sebabnya apa? Krn banyak minum?


Kesehatan
Mengetahui Gejala dan Cara Pengobatan Sindrom Tourette

Mengetahui gejala dan cara pengobatan…

Kesehatan
Ingin Menjalankan Pola Hidup Sehat? Mulai Ganti Makanan Ini!

Olahraga secara teratur memang merupakan…

Kesehatan
Barang-Barang Berikut Bisa Jadi Agen Penyebar Kuman

Berbagai barang-barang bisa menjadi agen…

Kirim Pertanyaan
Top