Ini Cara Mendeteksi Penyakit Hidrosefalus Sejak Dalam Kandungan !

Share dan Tag Temanmu di :

Cara mendeteksi penyakit hidrosefalus ternyata dapat di lakukan sejak bayi masih berada di dalam kandungan. Adapun bagi anda yang ingin mengetahui informasi selengkapnya, bisa anda simak dalam ulasan berikut ini.


Penumpukan cairan dalam kepala atau Hidrosefalus (hidro = air/cairan, cephal = kepala) adalah kelainan pada keseimbangan pembentukan, aliran dan penyerapan cairan serebrospinal (cairan yang terdapat di dalam dalam sistem saraf pusat), yang menyebabkan penambahan volume yang di tempati cairan ini dalam sistem saraf pusat. Kondisi ini bisa  saja terjadi pada semua golongan usia termasuk pada bayi yang masih berada di dalam kandungan (hidrosefalus kongital).

Bahkan meurut salah satu pakar bedah syaraf RS St Elisabeth Semarang, dokter M. Amanulloh mengatakan bahwasannya hidrosefalus atau akumulasi cairan pada otalk yang menyebabkan kepala bayi menjadi membesar bisa di deteksi sejak dalam kandungan.

Adapun penyebab hidrosefalus sendiri bermacam-macam. Namun yang paling sering di temui adalah karena bawaan sejak lahir yang di sebabkan oleh infeksi toksoplasmosis. Sehingga tak jarang jika terdapat infeksi di dalam kandungan tak jarang bayi yang di lahirkannyapun mengalami hidrosefalus.

Lalu, bagaimana cara mendeteksi hidrosefalus selama dalam kandungan?

Menurut salah satu dokter yang telah membantu operasi ratusan anak hidrosefalus di wisma kasih Bunda Semarang, ia mengatakan bahwasannya hidrosefalus bisa di tekesi sedini mungkin sejak bayi dalam kandungan melalui pemeriksaan ultrasonografi (USG).


Selain untuk mengetahui jenis kelamin sanga jabang bayi, pemeriksaan USG nyatanya juga bisa di pergunakan untuk mendiagnosis bayi di dalam kandungan menderita hidrosefalus atau tidak, yang di lakukan terutama pada saat kandungan berusia 6-7 bulan. Namun, apabila bila sudah terdiagnosis, kondisi belum bisa di tangani secara langsung.

Berbeda dengan di luar negeri, operasi penyedotan cairan saat masih bayi di dalam kandungan ternyata sudah bisa di lakukan. Namun sayangnya Di Indonesia, penangan tersebut belum bisa di lakukan akibat keterbatasan peralatan dan juga fasilitas yng kurang mendukung, sehingga operasi hanya bisa di lakukan setelah bayi di lahirkan.

Namun yang penting untuk di ketahui disini adalah bahwasannya hidrosefalus sendiri bukanlah penyakit turunan. Penyakit ini sendiri bisa di cegah dengan cara pemeriksaan secara rutin sebelum dan selama kehamilan. Sehingga sebelum hamil si ibu perlu memastikan bahwa dia sehat, tidak mengalami infeksi yang bisa menyebabkan kelainan bawaan.

Namun, pada umumnya kebanyakan dari pada ibu memeriksa kondisi kesehatannya setelah di ketahui hamil. Selain dari pada itu, hal yang tak kalah penting ialah menjaga asupan gizi. Kekurangan zat gizi tertentu nyatanya dapat berakibat kelainan pada bayi termasuk kelainan otak.

Pengobatan hidrosefalus sendiri dapat di bilang beragam. Namun sebagian besar penderitanya memilih untuk menjalani prosedur operasi, meski sebagainnya lagi memilih dengan jalan alternatif seperti dengan menggunakan obat hidsefalus alami.

Operasi hidrosefalus sendiri bukan operasi pengangkatan seperti halnya operasi tumor, melainkan penyedotan cairan berlebih di kepala, di pompa dandi salurkan ke rongga perut melalui selang Keberhasilan operasi ini pada dasarnya bisa mencapai 90% asalkan si pasien tidak memiliki penyakit lainnya. Operasi juga nyatanya tidak memberikan efek membuat bentuk kepala langsung normal pasca operasi hidrosefalus.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini seputar cara mendeteksi penyakit hidrosepaluk sejak dalam kandungan. Semoga apa yang telah kami sampaikan dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda.

By Nida Saripah - Penyakit Rabu, 20 September 2017 13:37:41

Related Post :
Kesehatan
Tahapan-Tahapan Rehabilitasi Bagi Pecandu…

Tahapan-tahapan rehabilitasi bagi pecandu…

Kesehatan
Mengenal Kondisi Phantosmia atau…

Sering mencium bau busuk…

Tips
Cara Ampuh Mengatasi Duri…

Cara ampuh mengatasi duri…

Penyakit
Faktor Resiko Karsinoma Nasofaring…

Faktor resiko karnisoma nasofaring…

Kesehatan
Kebaikan Konsumsi Serat Bagi…

Mengonsumsi makanan yang mengandung…

Ibu Dan Anak
Belajar Mengenali Gejala Sakit…

Belajar mengenali gejala sakit…

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Kirim Pertanyaan


  • Sakit telinga

    1 Balasan

    Penyakit

    Assalamualaikum. Saya mau tanya, telinga kanan saya terasa sakit beberapa menit setelah bersin dan saat menguap kayak ada getaran. Itu sakit apa yah?? Terima kasih

  • Varikokel

    -1 Balasan

    Penyakit

    Saya mau tanya apakah obat walatra gamat emas kapsul baik untuk penyakit varikokel? Apakah khasiat qnc jelly gamat dn walatra gamat kapsul itu sama ya? Sekian terimakasih

  • Verikokel

    1 Balasan

    Penyakit

    Selamat siang pak..sy mw bertanya Pak untuk verikokel biasanya lbh baik konsumsi ace maxs ato qnc jellygamat? Sy pernah baca, ada yg merekomendasikan 2 obat itu. Dan biasanya tanda bahwasanya…

  • Pengobatan Herbal penyakit Guilline Barre Syndrom

    1 Balasan

    Penyakit

    Assalamu'alaikum, Bapak saya usia 67 tahn sejak desember 2017 terkena penyakit GBS (Guiiline Barre Syndrom) dan sampai saat ini masih lumpuh dari kaki sampai pinggang. Mohon saran untuk pengobatan ini.…

  • Cara mengobati bisul yg sedang pecah

    1 Balasan

    Penyakit

    Maaf mas/mba, saya mau nanya bagaimana caranya untuk mengobati bisul yg sedang pecah dan tindakan individual apa yg harus dilakukan saat bisul sedang pecah dan sudah pecah, terima kasih


Penyakit
Mengenal Tentang Diabetes Dan Gejalanya

Diabetes merupakan penyakit jangka panjang.…

Penyakit
Diagnosis Dan Pengobatan Radang Amandel Yang Tepat

Ketahui diagnosis dan pengobatan radang…

Penyakit
Ciri-Ciri Penderita HIV Atau AIDS Pada Anak Dan Dewasa

Penyakit HIV/AIDS termasuk penyakit yang…

Kirim Pertanyaan
Top