Waspada! Ada Bahaya Penggunaan Pelampung Leher Pada Bayi

Share dan Tag Temanmu di :

Bahaya penggunaan pelampung leher pada bayi umumnya masih minim di ketahui terutama oleh para bunda. Padahal hal tersebut nyatanya dapat menimbulkan beberapa resiko pada si kecil. Untuk lebih mewaspadainya, ada baiknya bunda simak informasi berikut ini.


Pada saat ini, spa bayi tengah populer terutama di kota-kota besar. Berbagai fasilitas di dalamnya pun sangatlah memanjakan si kecil, sehingga tak sedikit dari pada orang tua muda yang memanfaatkan layanan ini. Terlebih si kecilpun nampak riang dan sangat menggemaskan tat kala mengapung di kolam dengan menggunakan pelampung leher.

Ya, sebagian orang tua memilih menggunakaan pelampung leher pada si kecil pada saat mengajak berenang. Dengan harapan alat tersebut dapat membuatsi kecil aman pada saat berada di dalam air dan tidak tenggelam. Namun nyatanya, alat tersebut tidak memiliki manfaat bahkan bisa menimbulkan rsiko bagi sang bayi.

Resiko dan bahaya pelampung leher pada bayi

Pelampung leher adalah suatu alat atau benda yang berbentuk sepeti ring atau cincin dan dapat mengapung di air. Meski alat ini sering kali di gunakan pada batyi saat berenang, tak banyak yang mengetahui bahwa pelampung leher ini dapat menimbulkan ketegangan pada leher bayi. Kondisi tersebut dapat menyebabakan lehernya terluka.

Bahkan dalam sebuah laporan terbaru, Birthlight nd the swimming Teachers Association (STA) mengungkapkan bahwasannya perangkat cincin leher yang biasa di pakai oleh bayi saat melakukan klas spa atau berendam di bathtub ternyata dapat menimbulkan resiko terhadap fisik, neurologis, dan psikologisnya.

Dan dalam laporan tersebut, pendiri Birthlight Francoise Freedman mengatakan bahwa adanya resiko yang terkait penggunaan perangkat leher yang sering kali mengklaim keamanan total dan kenyamanan bagui para bayi. Namun membatasi mereka dari kebebasan bergerak yang ana kita tahu dapat menyebabkan implikasi jangka panjang.

Dan sebenarnya orang tua harus menghindari semua alat pelampung yang berisi angin termasuk di dalamnya pelampung leher. Karena alat tersebut sejatinya tidak dapat di jadikan sebagai pengganti jaket pelampung. Alat-alat pelampung seperti itu biasanya dapat mengempis dan tidak di rancang untuk menjaga agar bayi yang sedang berenang tetap aman sehingga si kecil nyatanya bisa saja tenggelam.

Meski plastik pembuatan pelampung telah di tebalkan oleh sang produsen, namun tetap saja menurut ahli, tidak ada produk yang aman jika terdapat udara di dalamnya. Sehingga dokter anak juga memperingatkan pada orang tuia khususnya bunda untuk selalu berhati-hati menggunakan pelampung leher karena dapat menutupi mata sang anak.

Lalu, bagaimana tips agar anak aman berenang?

Aktivitas berenang sendiri di ketahui memiliki banyak manfaat. Bahkan tak hanya pada ibu hamil, manfaat berenang juga sangat baik untuk bayi. Bahkan sebuah studi menunjukkan bahwasannya bayi yang sering di ajak berenang dapat membantunya menjadi lebih percaya diri dan juga cerdas. Bahkan gerakan-gerakan pada kedua sisi tubuhnya mampu membantu membangun sel-sel saraf di seluruh otaknya. Dan selain itu, masih banyak manfaat lainnya.


Namun berenang juga memiliki resiko tenggelam yang di ketahui sebagai penyebab utama cidera dan juga kematian pada anak berusia di bawah 5 tahun. Namun, berikut ada beberapa tips agar bayi maupun anak anda tetap aman dalam air saat berenang.

  • Tidak meninggalkannya walau sebentar saat berada di dalam air, baik itu di kolam renang, bathtub, spa dan juga fasilitas air lainnya.
  • Orang tua harus selalu mendampingi dan juga mengawasi Bayi harus tetap berada di jangkauan tangan orang tua, agar dalam keadaan darurat dapat melakukan penyelamatan.
  • Semua anak harus mengenakan alat pengaman yang di rekomendasikan.
  • Pada saat berada di pantai, pilihlah pantai yang memiliki lifeguards atau penyelamat pantai, yang dapat membantu jika ada cuaca buruk, air pasang atau arus yang deras.

Mulai sejak ini sebaiknya anda mempertimbangkan kembali berbagai bahaya penggunaan pelampung leher bagi bayi. Namun yang paling penting adalah tetap menjaga dan mengawasinya pada saat berada di dalam air.

By Nida Saripah - Ibu Dan Anak Rabu, 11 Oktober 2017 15:16:47

Related Post :
Penyakit
Tak Ingin Terkena Kanker?…

Makanan penyebab kanker yang…

Daun
Manfaat Daun Jati Cina…

Selain untuk melangsingkan tubuh,…

Daun
Inilah Khasiat Dan Manfaat…

Berikut adalah khasiat dan…

Kesehatan
Mulut Terasa Manis ?…

Mulut terasa manis setelah…

Kewanitaan
Penyakit Reproduksi yang Bisa…

Mengetahui beberapa jenis penyakit…

Daun
Manfaat Daun Bungur Untuk…

Khasiat dan manfaat daun…

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Kirim Pertanyaan


  • Penghilang rasa perih pada luka bakar yang melepuh pada bayi

    1 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Cara menghilangkan rasa perih pada luka bakar yang melepuh dan berair pada balita umur 7 bulan?

  • Susu formula

    1 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Dok saya ibu dari bayi berumur 6 bulan, dan saya beri asi perah dan susu formula sejak dari 1 bulan, susu formula nya bebelove 1 sejak awal bayi saya tdak…

  • Vaksin rubella

    0 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Apakah boleh anak yg sedang terkena amandel stadium 3 ,ikut suntik vaksin MR?

  • Susah buang air besar

    1 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Susah bab

  • susah buang air besar pada anak

    1 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Selamat siang, Anak saya saat ini baru berusia 10 bulan dan sudah beberapa hari ini buang air besarnya tidak lancar. Saya khawatir kondisi ini terjadig lama dan bisa membahayakan kondisi…


Ibu Dan Anak
Mengetahui Cara Merawat Bayi Prematur di Rumah

Bayi yang lahir prematur memang…

Ibu Dan Anak
Kebiasaan Sering Gigit Bibir pada Anak Bisa Picu Kista

Kebiasaan menggigit bibir bawah pada…

Ibu Dan Anak
Cara Mencegah Penyakit Diabetes Pada Anak

Cara mencegah penyakit diabetes pada…

Kirim Pertanyaan
Top