Jangan Spelekan Karang Gigi ! Cegah dan Atasi Disini

Share dan Tag Temanmu di :

Karang gigi atau kalkulus dalam istilah medis. Penyebab karang gigi terjadi karena penumpukan plak gigi yang mengeras dan melapisi bagian-bagian gigi. Terjadi plak gigi akibat dari sisa makanan dan protein yang telah tercampur bakteri dalam mulut. Plak membawa bakteri yang bisa merusak enamel gigi sehingga memicu rongga dan kerusakan gigi permanen dan penyakit gusi.


Dampak Buruk Timbulnya Karang Gigi

Timbulnya karang gigi yang menumpuk yang membuat aktifitas menggosok dan membersihkan gigi menjadi kurang optimal. Karang gigi yang menumpuk diatas dan dibawah garis gusi dapat memicu masalah serius karena bakteri pada plak gigi akan turut mengiritasi dan merusak gigi dan gusi. Seiring berjalannya waktu bakteri pada plak gigi dapat memicu penyakit gusi progresif, dapat berakibat serius bila tidak diobati. Bentuk yang paling ringan dari penyakit gusi disebut gingivitis yaitu tahap awal peradangan gusi yang dipicu oleh adanya plak dan karang gigi.

Karang gigi yang tidak segera dibersihkan dan radang gusi yang tidak segera diobati dapat berkembang menjadi bentuk penyakit gusi yang lebih serius seperti periodontitis yaitu kondisi dimana terbentuknya kantung diantara gusi dan gigi karena proses infeksi. Kantung yang terkena infeksi oleh bakteri dibawah gusi dapat merusak tulang dan jaringan lain yang menahan gigi pada tempatnya yang akhirnya dapat menyebabkan tanggal gigi dan degradasi tulang. Selain daripada itu, menurut study penelitian bahwa bakteri pada penyakit gusi dapat menyebabkan penyakit jantung dan berbagai kondisi lain.

Cara Terbaik Mencegah Efek serius Penyebab Karang Gigi

Walaupun plak gigi terjadi secara alami, anda dapat mengendalikan penumpukan plak yang menjadi pemicu timbulnya karang gigi. Berikut ini ada beberapa tips yang dapat membantu mengendalikan penumpukan karang gigi dan mencegah terbentuknya karang gigi, antara lain :

  • Menggosok gigi secara teratur 2 kali sehari minimal 2 menit dengan tehnik yang benar dan gunakan sikat yang berbulu lembut yang cukup kecil untuk menjangkau semua area disela-sela gigi dan mulut. Pastikan permukaan belakang gigi dan geraham terjangkau ketika menggosok gigi.
  • Untuk menghilangkan plak sikat gigi elektronik mungkin akan lebih efektif daripada sikat gigi manual dan pastikan juga produk sikat gigi yang digunakan telah mendapat persetujuan dari para dokter gigi dan telah melewati pengujian kualitas dan uji keamanan yang ketat.
  • Pilihlah pasta gigi dengan fluoride yang dapat mengendalikan karang gigi serta yang memiliki kandungan pirofosfat untuk membantu mencegah plak yang mengeras menjadi karang gigi serta membantu memperbaiki kerusakan pada enamel yang mungkin telah terkadi. Ada beberapa formula yang memiliki kandungan triclosan (antibiotik yang melawan bakteri dalam plak).
  • Lakukanlah pemersihan gigi menggunakan benang gigi dengan benar supaya tidak melukai gusi.
  • Gunakanlah obat kumur antiseptik setiap hari untuk membantu membunuh bakteri penyebab plak.
  • Bakteri dalam mulut dapat berkembang karena mengkonsumsi makanan yang mengandung gula dan tepung ataupun karbohidrat. Ketika mengkonsumsi makanan tersebut, bakteri akan melepaskan asam yang dapat merusak gigi dan menjadi pemicu timbulnya karang gigi. Usahakanlah konsumsi makanan yang sehat dan batasi jumlah asupan makanan yang mengandung gula seperti coklat atau permen. Senantiasa menghindari makanan dan minuman yang dapat memicu timbulnya karang gigi seperti keripik kentang, roti, buah-buahan seperti jeruk, minuman es dan beralkohol ataupun soda.
  • Perbanyak minum air putih selama dan setelah makan untuk membantu meminimalisir pembentukan plak.
  • Jangan merokok atau menggunakan produk tembakau lain yang cenderung memiliki karang gigi dibawah gusi.

Pemebentukan dan penumpukan karang gigi yang tak segera dibersihkan dengan benar ditambah kurangnya perawatan gigi dan mulut sangat beresiko memicu gigi rusak, bau mulut, gigi tanggal, dan perubahan warna gigi.

Jika karang gigi sudah terbentuk sangat penting bagi anda untuk ke dokter gigi secara teratur minimal 6 bulan sekali untuk membersihkan karang gigi dan mencegah komplikasi lain. Dokter gigi akan membantu mendiagnosis pemicu karang gigi yang anda alami.

By Ana Rediana - Kesehatan Rabu, 29 November 2017 15:39:19

Related Post :
Manfaat
6 Manfaat Biji Selasih…

Anda mungkin sudah taka…

Penyakit
Apakah Penyakit Asam Urat…

Apakah penyakit asam urat…

Kesehatan
Berbagai Pantangan Makanan Bagi…

Berbagai pantangan makanan bagi…

Penyakit
Cara Mudah Mengetahui Gejala…

Cara mudah mengetahui gejala…

Penyakit
Hati-Hati Kanker Payudara Juga…

Kanker payudara bukan hanya…

Kesehatan
Bahaya Menelan Dahak Yang…

Bahaya menelan dahak yang…

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Kirim Pertanyaan


  • Asam urat dan ginjal lemah

    1 Balasan

    Kesehatan

    [7/3, 20:35] iifirly: Malam mas..boleh tanya? [7/3, 20:35] iifirly: Btw...apakah dgn minum qnc ini bdn kita sakit sakit? [7/3, 20:36] iifirly: Sy kan menderita asam urat akut dan lemah ginjal…

  • Keputihan

    1 Balasan

    Kesehatan

    Saya nyeri pinggang dan kadang suka keluar keputihan yg agak coklat samar dan berbentuk cair

  • Usus turun

    1 Balasan

    Kesehatan

    Apa Ciri - ciri usus turun dan d bagian mana terdapat rasa sakit jika mengalami usus turun

  • anemia

    1 Balasan

    Kesehatan

    permisi, saya sering pusing , mual dan lemas. bahkan terkadang sampai sesak nafas. wajah sayapun sering terlihat pucat. apakah benar saya mengidap penyakit anemia?

  • Bisa kah tuli telinga ringan sembuh dengan jelly gamat...boleh saya minta testimoni nya

    1 Balasan

    Kesehatan

    Apakah tuli telinga ringan sebelah kiri bisa sembuh dengan jelly gamat gold... Boleh kah saya minta kirim kan testimoni pemakai jelly gamat yg sudah sembuh???


Kesehatan
Penyebab dan Cara Mengatasi Mata Kedutan yang Perlu Diketahui

Tidak sedikit orang yang menghubungkan…

Kesehatan
Ini Bahayanya Bila Berlebihan Konsumsi Makanan Bersantan

Waspadai! ini bahayanya bila sering…

Kesehatan
Mengenal Microcephaly Serta Gejala Dan Pengobatannya

Tahukah anda apa itu microcephaly?…

Kirim Pertanyaan
Top