Manfaat Jahe Merah Untuk Mencegah Hipertensi

Share dan Tag Temanmu di :

Manfaat Jahe Merah, Untuk Mencegah Hipertensi

Jahe merah memiliki nama Latin Zingiber officinale var. Rubra. Tanaman ini merupakan asli Asia Tenggara. Beberapa negara termasuk Indonesia meng-klaim jahe sebagai tanaman asli negaranya. Sekilas ciri jahe merah mirip dengan jahe biasa akan tetapi warna ungu agak kemerahan pada kulit dan dagingnya yang membedakan. Warna tersebut menandakan bahwa jahe merah mengandung zat antosianin. Dalam pengobatan tradisional Indonesia, jahe merah dijadikan bahan utama yang bersifat alami yang dipercaya bisa menyembuhkan beragam penyakit. Ada tiga manfaat utama jahe merah yang dibuktikan dengan penelitian. Berikut akan kami jelaskan.


Anti peradangan. Jahe merah diekstraksi sebagai bahan penelitian pada hewan untuk meyakinkan seberapa ampuh peran jahe merah untuk mengurangi peradangan yang bersifat akut dan kronis. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa jahe merah berhasil mengurangi peradangan akut dan kronis. Sebelum penelitian itu dilakukan di Indonesia, jahe merah sudah dipercayai dan digunakan sebagai obat nyeri akibat radang sendi.

Mencegah hipertensi dan penyakit kardiovaskular.  Sejak lama, jahe merah dipercaya mampu mencegah hipertensi dan penyakit kardiovaskular. Penelitian ini dilakukan kepada tikus dengan menggunakan ekstrak cair dari jahe putih dan jahe merah. Hasilnya mencengangkan karena jahe merah terbukti bekerja dengan luar biasa. Penelitian ini ditujukan untuk meneliti hubungan jahe merah dengan enzim yang memegang peranan penting terhadap terjadinya hipertensi. Hasilnya, ekstrak jahe merah memiliki peran yang lebih berarti dalam menghambat enzim yang terkait dengan hipertensi.

Kandungan polifenol juga dipercayai mampu mencegah hipertensi dan penyakit kardiovaskular serta menghambat terjadinya kerusakan oksidatif pada lemak di hati atau terjadinya proses peroksidasi lipid di organ hati.

Sebagai antioksidan. Manfaat lain dari tanaman ini adalah dikaitkan dengan aktifitas antioksidan. Seperti telah diketahui terjadinya peroksidasi (kerusakan oksidatif) pada membran sel dan tingginya kadar ion besi terkait dengan beragam penyakit degenerasi gangguan otak dan saraf. Sebuah penelitian pada hewan mengungkapkan bahwa ekstrak jahe putih dan jahe merah mempunyai dampak perlindungan terhadap otak dengan cara menghalangi terjadinya peroksidasi oleh ion besi pada otak. Pada penelitian tersebut, jahe merah lebih mempunyai dampak perlindungan dibandingkan jahe putih.

Prediksi muncul pada penelitian tersebut karena adanya aktivitas antioksidan sebagai cara kerja jahe melindungi sel-sel di otak. Kesimpulan tercipta bahwa mengonsumsi jahe dapat mencegah dan melawan stres oksidatif di otak. Walaupun jahe merah terbukti mempunyai manfaat yang baik untuk kesehatan, namun harus waspada terhadap efek samping atau gejala negatif, jika Anda akan menggunakan jahe merah ataupun olahannya sebagai obat alangkah baiknya berkonsultasi dengan dokter.

By Ana Rediana - Alami Kamis, 04 Agustus 2016 09:54:10

Related Post :
Obat Kimia
Obat Sakit Perut Saat…

Obat sakit perut saat…

Obat Kimia
Obat Cimetidine untuk Mengatasi…

Cimetidine merupakan salah satu…

Penyakit
Mengenal Penyebab Diabetes 1…

Informasi tentang penyebab, komplikasi,…

Ibu Dan Anak
Ketahui Penyebab Kondisi Bayi…

Kembar siam merupakan suatu…

Penyakit
Gejala Penyebab Dan Cara…

Pilek ialah infeksi ringan…

Kulit
Mengetahui Kebaikan Habbatussauda untuk…

Selain baik bagi kesehatan,…

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Kirim Pertanyaan



Alami
Cara mengatasi Sakit Kepala Secara Alami Tanpa Obat

Cara mengatasi sakit kepala secara…

Alami
Obat Kecanduan Narkoba Dari Bahan Alami

Narkoba bukanlah hal yang asing…

Alami
Cara Mengobati Batu Empedu Dengan Bahan Alami

Cara mengobati batu empedu selain…

Kirim Pertanyaan
Top