Perubahan yang Terjadi Pada Tubuh Jika Tidak Minum Susu

Share dan Tag Temanmu di :

Susu memang dikenal sebagai salah satu minuman yang paling menyehatkan bagi tubuh. Secara alami susu mengandung nutrisi penting, seperti beragam jenis vitamin, protein, kalsium, magnesium, fosfor, dan zinc, pendapat lain menambahkan jika susu juga mengandung mineral dan lemak. 

Di beberapa negara, terutama di Eropa, minum susu telah menjadi kebiasaan yang lumrah dan dilakukan setiap sarapan. Saat ini, susu tidak hanya diminum, tetapi juga diolah menjadi beragam produk, seperti mentega, yoghurt, bahkan es krim. 

Walaupun memiliki rasa yang enak yang kaya akan manfaat, tidak sedikit pula orang yang menghindari untuk mengonsumsi susu, baik itu karena tidak suka minum susu atau memiliki kondisi khusus seperti alergi susu atau intoleransi laktosa dan mengharuskan penderitanya menghindari susu dan produk olahannya. 


Lalu, apa yang terjadi pada tubuh jika kita tidak minum susu sama sekali ?

Untuk mengetahuinya, berikut ini merupakan beberapa perubahan yang terjadi pada tubuh jika tidak minum susu sama sekali :

  • Kekurangan nutrisi penting

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, susu memiliki berbagai kandungan nutrisi yang sangat penting bagi kesehatan tubuh. Selain baik bagi kesehatan tulang, susu juga mendukung sistem kekebalan tubuh menjadi lebih sehat. Malas atau tidak pernah minum susu ternyata bisa menurunkan kesehatan dan kekuatan tulang dengan signifikan. Selain itu, orang yang kekurangan atau tidak mengonsumsi susu juga lebih rentan terhadap osteoporosis dan patah tulang. 

  • Berat badan menurun

Sebuah penelitian jangka panjang yang dilakukan oleh peneliti dari Swedia menyebutkan jika orang yang mengonsumsi banyak lemak susu cenderung mengembangkan obesitas dibandingkan dengan mereka yang hanya mengonsumsi lemak susu lebih sedikit. 

Hal ini terjadi karena susu kaya akan sumber lemak dan protein. Terlebih lagi laktosa dalam produk susu yang merupakan bentuk dari gula juga cukup berkontribusi membuat tubuh jadi mudah 'melar'. Dengan begitu, tidak minum susu tentua kan membuat kita mengalami penurunan berat badan, dengan catatan, kita juga harus menerapkan pola makan sehat. 

  • Terhindar dari perut kembung

Banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa secara kasar, 75% orang dewsa mengalami intoleransi laktosa atau alergi karena susu secara genetik tubuh akan berhenti memproduksi enzim yang memecah laktosa setelah kita berhasil mendapat ASI atau menyusui dari ibu. Itulah mengapa seringkali Anda akan mengalami kembung atau sakit perut setelah minum susu. Dengan tidak minum susu, maka kita pun akan terhindar dari perut kembung atau gejala masalah pencernaan lainnya. 

  • Pencernaan menjadi lebih baik

Tidaks emua orang dpat mencerna laktosa dalam susu dengan baik. Hal ini disebabkan karena laktosa yang dapat menyebabkan diare akan memperburuk kondisi pencernaan ketika dikonsumsi secara berlebihan. 

Itulah sebabnya bagi Anda yang memiliki alergi susu, berhenti mengonsumsi susu bisa jadi cara terbaik untuk mengurangi berbagai gejala gangguan pencernaan akibat mengonsumsi susu atau produk turunannya. 

  • Kulit lebih bersih

Susu dan berbagai produk turunannya yang memiliki protein whey ternyata bisa memicu masalah jerawat. Hal ini disebabkan karena kandungan insulin dan hormon IGF-1 yang memicu masalah kulit tersebut. Dengan tidak minum susu, maka kulit akan cenderung lebih bersih dan tidak mudah berjerawat.

  • Menurunkan risiko kanker

Peneliti Swedia menemukan jika minum lebih dari 1 gelas susu perhari bisa melipatgandakan risiko kanker ovarium. Sementara itu, sebuah penelitian dari harvard menemukan bahwa pria yang mengonsumsi lebih dari 2 porsi susu per hari memiliki kemungkinan risiko kanker prostat hampir 2 kali lipat dibandingkan dengan mereka yang tidak minum susu sama sekali. 

Sampai saat ini hubungan antara kanker dan konsumsi susu sangat rumit. Susu mungkin bisa menjadi salah satu penyebab kanker, namun hal ini berneda-berda tergantung individu masing-masing dan susu jenis apa yang diminum. Itulah sebabnya mengapa diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan hubungan antara kanker dan konsumsi susu. 

By Sri Maryati - Kesehatan Senin, 15 Januari 2018 14:56:33

Related Post :
Penyakit
Hati-Hati Kanker Payudara Juga…

Kanker payudara bukan hanya…

Obat Kimia
Mengetahui Jenis Obat-Obatan untuk…

Selain menghindari suhu dingin,…

Manfaat
Mengetahui Khasiat Daging Kuda…

Selain memiliki susu yang…

Manfaat
Manfaat Lada Hitam untuk…

Selain sebagai bumbu pelengkap,…

Obat Kimia
Obat Antibiotik Cefixime Untuk…

Obat antibiotik cefixime untuk…

Penyakit
Penyebab Sering Mual Setelah…

Penyebab sering mual setelah…

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Kirim Pertanyaan


  • Asam urat dan ginjal lemah

    1 Balasan

    Kesehatan

    [7/3, 20:35] iifirly: Malam mas..boleh tanya? [7/3, 20:35] iifirly: Btw...apakah dgn minum qnc ini bdn kita sakit sakit? [7/3, 20:36] iifirly: Sy kan menderita asam urat akut dan lemah ginjal…

  • Keputihan

    1 Balasan

    Kesehatan

    Saya nyeri pinggang dan kadang suka keluar keputihan yg agak coklat samar dan berbentuk cair

  • Usus turun

    1 Balasan

    Kesehatan

    Apa Ciri - ciri usus turun dan d bagian mana terdapat rasa sakit jika mengalami usus turun

  • anemia

    1 Balasan

    Kesehatan

    permisi, saya sering pusing , mual dan lemas. bahkan terkadang sampai sesak nafas. wajah sayapun sering terlihat pucat. apakah benar saya mengidap penyakit anemia?

  • Bisa kah tuli telinga ringan sembuh dengan jelly gamat...boleh saya minta testimoni nya

    1 Balasan

    Kesehatan

    Apakah tuli telinga ringan sebelah kiri bisa sembuh dengan jelly gamat gold... Boleh kah saya minta kirim kan testimoni pemakai jelly gamat yg sudah sembuh???


Kesehatan
Makanan yang dianjurkan untuk Penderita Rematik

Selain mengonsumsi obat rematik, mengonsumsi…

Kesehatan
Inilah Penyakit Yang Timbul Akibat Kurang Serat

Inilah penyakit yang timbul akibat…

Kesehatan
Cara Sederhana Untuk Mencegah Penyakit Liver

Mencegah penyakit liver tidak hanya…

Kirim Pertanyaan
Top