Ini Manfaat Dan Risiko Melahirkan Dengan Metode Water Birth !

Share dan Tag Temanmu di :

Water birth atau melahirkan di air disebut-sebut sebagai salah satu metode yang dapat mengurangi rasa sakit saat melahirkan. Meski begitu, hingga saat ini water birth masih menimbulkan sejumlah pro dan kontara terkait manfaat serta resiko yang dimilikinya.


Proses melahirkan dalam air atau water birth belakangan inimemang tengah tren, sehingga menjadi salah satu metode melahirkan yang cukup banyak di pilih oleh ibu hamil di berbagai belahan dunia. Adapun yang menjadi alasannya lantaran banyak yang mempercayai bahwa metode persalinan ini mampu mengurangi rasa sakit hingga membuat sang ibu menjadi lebih rileks saat melahirkan. Dan bayi lahir dalam lingkungan hampir sama dengan cairan ketuban dalam kandungan.

Berbeda dengan metode konvensional, yang mana sang ibu menjalani proses melahirkan dengan berbaring di tempat bersalin, pada metode melahirkan water birth ini, sang ibu melahirkan di rumah maupun di luar ruangan dengan posisi duduk, jongkok ataupun posisi lain yang membuatnya nyaman untuk mengejan didalam air.

Memahami berbagai manfaat dan resiko melahirkan dengan metode water birth

Setiap metode persalinan, tentunya memiliki manfaat dan resiko tersendiri tak terkecuali dengan proses melahirkan di air. Adapun berbagai keuntungan dan juga resiko water birth selengkapnya adalah sebagai berikut.

Manfaat water birth:

  • Mengurangi rasa sakit. Salah satu manfaat yang banyak di eluh-eluhkan dari metode persalinaan yang satu ini adalah mampu mengurangi rasa sakit saat persalinan. Hal tersebut diduga lataran berada di dalam air mengkibatkan kontraksi menjadi lebih ringan. Sebagaimana mandi air hangat yang dapat membantu meredakan sakit perut serta nyeri punggung.
  • Memiliki efek relaksasi. Air di percaya dapat memberikan efek relaksasi saat wanita yang akan melahirkan masuk ke dalam kolam air hangat. Hal tersebut juga akan membuat ibu hamil menjadi bisa bernapas secara lebih teratur untuk mengurangi rasa sakit saat mengalami kontraksi.
  • Memiliki daya apung. Metode ini pula memungkinkan anda untuk duduk dan jongkok lebih mudah di kolam, yang didukung oleh daya apung air. Sehingga mengenjan saat melahirkan dalam posisi juga di percaya lebih mudah.
  • Menjadi lebih mudah bergerak. Dalam keadaan mengapung dalam air, anda akan merasa lebih ringan sehingga leboh mudah bergerak untuk mencari posisi yang nyaman. Dan yang terpenting adalah posisi tersebut dapat mempermudah bayi lahir. Adapun aturan yang tetap perlu diingat adalah tetap menjaga posisi lutut tetap lebih rendah dibandingkan panggul.
  • Privasi. Melahirkan dengan metode water birth juga memberikan lebih banyak ruang pribadi bagi anda. Sehingga menjadi lebih leluasa dan tentunya nyaman. Dan sebagian wanita juga merasa lebih mampu mengendalikan tubuhnya di kolam. Efek tersebut akan semakin terasa dengan menyalakan lampu redup dan menjaga ruangan agar tidak terlalu berisik.

Meski water birth memiliki berbagai manfaat maupun keuntungan seperti halnya yang telah disampaikan diatas, di sisi lain water birth juga dipercaya memiliki berbagai resiko seperti halnya sebagai berikut.

Resiko water birth:

  • Tenggelam. Saat melahirkan dalam air, tak jarang terdapat resiko tenggelam bagi bayi yang baru lahir. Selain itu, mungkin saja, bayi juga mengalami kekurangan oksigen.
  • Mengalami infeksi. Saat anda mengejan untuk melahirkan bayi, terdapat juga kemungkinan akan sekaligus mengeluarkan kotoran. Dan hal tersebut sangatlah normal. Pada persalinan biasa, dokter atau bidan akan segera membersihkannya. Namun pada metode water birth, kotoran tersebut kemungkinan akan meningkatkan resiko infeksi terhadap bayi.
  • Radang paru-paru (Pneumonia). Meski belum didukung dengan adanya penelitian yang signifikan, akan tetapi resiko ini tetap perlu dipertimbangkan saat anda akan melakukan water birth. Sehingga sangat penting menjaga suhu air tetap berada pada suhu 36-37 derajat celsius dan bayi harus segera diangkat sebelum lahir. Masalah kesehatan ini umumnya berkembang pada 24-48 jam pertama yang diantaranya disebabkan oleh bakteri dalam air dalam kolam dan terkontaminasi tinja.
  • Mengalami sindrom aspirasi mekonium. Adalah kondisi bayi sudah buang air besar sebelum lahir, dan cairan ketuban yang terkontaminasi kotoran di hirup oleh bayi sehingga menyebabkan masalah pernapasan. Dokter maupun bidan akan mengenali kondisi ini saat air ketuban pecah dan bercamnpur dengan mekonium yang umumnya berwarna hijau, kental, lengket. Sehingga sangatlah penting untuk segera menghisap keluar cairan mekonium dari saluran pernafasan bayi, begitu bayi keluar. Posisi ibu saat water birth juga harus disesuaikan agar tindakan ini dapat dilakukan dengan segera.
  • Terjadinya keruksakan pada tali pusat. Saat melakukan metode water birth, biasanya bayi akan sehera diangkat ke permukaan. Namun gerakan membawa bayi ke tas dengan dengan cepat bisa menimbulkan resiko robeknya tali pusat dan pendarahan, yang mana salah satu penyebab dari anemia pada anak secara umum.

Di samping memiliki keunggulan dan resiko tersendiri, ada sebagian wanita dengan kondisi tertentu yang sebaiknya tidak melahirkan dengan metode water birth ini. Seperti, wanita yang masih berusia 17 tahun atau lebih dari 35 tahun, mengalami infeksi, mengalami komplikasi seperti pra-eklampsia dan diabetes.

Selain itu, meraka yang akan melahirkan anak kembar atau lebih, usia bayi prematur, posisi bayi sungsang, di perkirakan dokter bayi berbobot besar hingga miliki kondisi yang mengharuskan sang ibu untuk dimonitor secara teratur dan tidak dapat dilakukan dikolam juga sebaiknya tidak melahirkan dengan metode yang satu ini.

Terimakasih telah menyimak informasi kami hingga selesai. Semoga apa yang telah kami sampaikan pada kesempatan kali ini seputar manfaat dan resiko melahirkan denan metode water birth. Sehingga setelah menyimak ini, anda bisa mempertimbangkan kembali dengan baik ataupun berdiskusi dengan dokter maupun bidan jika anda ingin melahirkan dengan metode water birth ini. Salam sehat!

By Nida Saripah - Ibu Hamil Kamis, 25 Januari 2018 10:38:51

Related Post :
Kulit
6 Penyebab Munculnya Mata…

Penyebab munculnya mata atau…

Penyakit
Hindari Makanan dan Minuman…

Hindari makanan dan minuman…

Kulit
Cara Alami Mengatasi Kulit…

Begini cara alami mengatasi…

Alami
Perawatan Rambut Rusak Parah…

Perawatan rambut rusak parah…

Ibu Dan Anak
Ciri-ciri Bayi Tidak Cocok…

Ciri-ciri bayi tidak cocok…

Tips
Prosedur Pemasangan Ring Jantung

prosedur pemasangan ring jantung…

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Kirim Pertanyaan


  • makanan yang baik untuk ibu hamil

    1 Balasan

    Ibu Hamil

    Saya sedang hamil 3 bulan. Agar kebutuhan gizi selama kehamilan terpenuhi atau tercukupi, makanan apa saja yang baik dikonsumsi oleh ibu hamil?

  • Normalkah ibu hami sering pusing?

    1 Balasan

    Ibu Hamil

    Tante saya sedang hamil 3 bulan, saat ini tante saya sering merasakan pusing. Apakah hal tersebut masih terbilang wajar atau merupakan gejala penyakit? Dan bagaimana cara mengatasinya?

  • Mengatasi sakit kepala saat hamil secara alami

    1 Balasan

    Ibu Hamil

    Kakak saya sedang hamil 6 bulan, belakangan ini kakak saya sering mengeluhkan sakit kepala. Apakah kondisi yang dialami kakak saya berbahaya untuk kesehatannya dan kesehatan janinnya? Dan bagaimana cara mengatasi…

  • Diare Pada Ibu Hamil

    1 Balasan

    Ibu Hamil

    Saya kini sedang hamil dengan usia kehamilan 32W. Namun sudah 4 hari ini saya mengalami diare dengan frekuaensi 7-10 kali selama sehari. Saya sudah memeriksakan kondisi saya ke bidan dan…

  • Mengalami Keputihan Selama Kehamilan

    1 Balasan

    Ibu Hamil

    Saya sedang hamil 12w. Namun semenjak itu pula saya sering kali mengalami keputihan berwarna putih kental, dan juga kadang-kadang menyebabkan gatal pada daerah selangkangan saya. Apakah itu berrbahaya untuk kehamilan…


Ibu Hamil
Ibu Hamil
Penyebab Ketuban Pecah Dini Pada Ibu Hamil Dan Komplikasinya

Berikut ini adalah berbagai penyebab…

Ibu Hamil
Kirim Pertanyaan
Top