Mata Selalu Merah? Ketahui Berbagai faktor Penyebabnya Disini!

Share dan Tag Temanmu di :

Penyebab mata merah nyatanya bukan hanya dapat di sebabkan oleh masalah konjungtivitis atau sakit mata pada umumnya. Selain itu, mata yang terlihat selalu merah juga mampu di picu oleh berbagai faktor lainnya. Lalu, apa sajakah faktor-faktor tersebut? Selengkapnya bisa anda ketahui dalam ulasan singkat berikut.


Mata merah pada umumnya tak hanya dapat dialami oleh dewasa, melainkan juga bisa terjadi pada anak-anak, balita bahkan bayi sekalipun. Bukan hanya tidak terasa nyaman, kondisi ini juga pada umumnya bisa mengganggu aktivitas anda sehari-hari.

Bahkan lebih dari pada itu, mata merah juga tentunya dapat mempengaruhi penampilan anda. Sehingga tak jarang penderinya sering kali langsung mengobatinya sedikini mungkin. Namun jangan salah, pengobatanpun harus dilakukan dengan tepat dan disesuaikan dengan penyebabnya.

Berbagai faktor penyebab mata merah yang perlu anda ketahui

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, pengobatan pada mata merah harus disesuaikan dengan faktor penyebabnya. Adapun faktor-faktor pemicu mata merah diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Konjungtivitis

Gangguan mata juga sering disebut dengan pink eye ini adalah infeksi mata yang paling umum dan bersifat menular. Kondisi ini terjadi pada saat konjungtiva (membran transparan yang menutupi bola mata) dan bagian dalam kelopak mata mengalami infeksi bakteri maupun virus virus.

Hal tersebut menyebabakan pembuluh darah pada mata menjadi teriritasi dan membengkak, sehingga membuat mata menjadi kemerahan. Dan karena gangguan mata ini bersifat menular, maka sebaiknya anda harus melakukan pengobatan konjungtivitas sedini mungkin untuk menghindari penularan ke orang lain.

2. Mata kering

Sindrom mata kering pada umumnya sering kali terjadi pada saat kelenjar mata tidak bisa memprosuksi cukup banyak cairan mata, baiik dari segi kuantitas, maupun kualitas untuk melumasi mata. Dan akibatnya, hal tersebut membuat mata anda rentan menjadi kering, teritasi hingga terlihat memerah.

Untuk mengatasinya, anda bisa meneteskan obat tetes mata atau air mata buatan (artificial tears) setiap 2-3 jam sekali sesuai dengan petunjuk yang tertera pada kemasan untuk meringankan kondisi tersebut.

3. Alergi

Pemicu mata merah lainnya juga bisa menjadi pertanda mata alergi. Kondisi ini terjadi akibat reaksi umum dari alergi. Pada saat sistem kekebalan anda berinteraksi terhadap zat asing, seperti debu, serbuk sari, bulu binatang, bahan kimia tertentu yang ada dalam make up maupun lensa kotak, tubuh secara alami akan melepaskan histamin sebagai upaya untuk melawan penyebab alergen.

Dan sebagai akibatnya, histamin tersebut menyebabakan pembuluh mata membesar sehingga membuat mata anda menjadi memerah bahkan berair. Adapun untuk mengatasi dan meringankan kondisi ini, ada baiknya anda menghindari segala sesuatu pemicu alergi, atau anda juga bisa meminum obat antihistamin untuk meringankan reaksi alergi yang anda alami.

4. Mata lelah

Terlalau lama menatap layar monitor, TV maupun Handphone, secara tidak sadar anda akan jarang berkedip. Nah, hal tersebut tak jarang menyebabkan mata menjadi menjadi lelah, lantaran berkedip sendiri adalah cara alami untuk melembabkan mata. sehingga bisa mencegah mata kering dan merah.

Adapun untuk mengurangi resiko mata lelah karena terus menerus berfokus pada layar komputer, anda  bisa menggunakan kacamata antiradiasi, yang telah dirancang khusus untuk melindungi ata dari paparan sinar komputer dan menerapkan aturan 20-20-20.

Aturan 20-20-20 sendiri menganjurkan anda unuk berparing dari layar monitor setiap 20 menit sekali dan mengistirahatkan mata anda selama 20 detik dengan melihat objek benda yang jaraknya sekitar 20 kaki (6 meter). Apabila diperlukan, anda juga bisa menteskan obat mata atau air mata buatan guna melembabkan mata anda.

5. Cidera pada mata

Trauma atau adanya luka pada mata yang disebabakan oleh kecelakaan, terpapar benda asing atau zat kimia, baru menjalani operasi, goresan kecil yang menyebabkan kornea mata lecet atapun luka bakar juga bisa menjadi penyebab mata menjadi merah.

Hal tersebut lantaran pembuluh darah dimata akan melebar untuk mengalirkan lebih banyak darah ke lokasi cedera sehingga proses penyembuhan dapat berjalan lebih cepat. Pelebaran bahkan keruksakan pembuluh darah dimata inilah yang menyebabakan mata anda nampak kemerahan. Maka dari itu, jika terdapat benda asing yang tidak sengaja masuk dan melukai mata, sebaiknya segera temui dokter agar segera mendapaikan penanganan yang tepat dan sesuai.

6. Kondisi medis tertentu

Selain dari pada beberapa kondisi yang telah disebutkan diatas, kemerahan pada mata juga bisa menandakan adanya penyakit atau kondisi medis pada mata yang lebih serius. Seperti halnya uveitis maupun glaukoma. Dan oleh karena itu, jika mata merah anda terus berlanjut bahkan semakin memburuk, segeralah konsultasikan ke dokter untuk diagnosis dan perawatan yang tepat.

Terlepas dari itu semua, anda tak perlu khawatir, karena masalah mata merah sendiri pada dasarnya buka kondisi serius jika segera ditangani. Infeksipun dapat terhindar dengan melakukan penangan yang tepat. Adapun dalam banyak kasus, kondisi ini bisa dicegah dengan menjaga kesehatan serta menghindari sejumlah partikel (iritan) pemicu mata merah. Anda juga bisa mengikuti berbagai tips berikut ini agar terhindar dari kondisi mata merah.

  • Hentikan kebiasaan seperti mengucek atau menggaruk mata.
  • Hindari berbagai faktor pencetus yang dapat membuat mata merah misalnya debu.
  • Menuci tangan dengan sabun dan air bersih jika melakukan kontak dengan penderita infeksi mata.
  • Membersihkan make-up pada mata jika telah selesai digunakan.
  • Menghindari pemakaian lensa kotak terlalu lama dari yang disarankan.
  • Segera mencuci mata dengan air bersih jika mata terkontaminasi partikel asing.
  • Mengurangi aktivitas yang dapat membuat mata lelah dan menjauhi berbagai bahan atau partikel yang mengiritasi mata.
  • Apabila sering di liar rumah atau didaerah yang banyak terpapar sinar matahari, gunakanlah kacamata khusus untuk melindungi mata dari paparan sinar matahari maupun benda asing.

Meski penyebab mata merah pada umumnya tidak berbahaya, namun jika gejala mata merah disertai dengan rasa sakit, mual, sakit kepala yang parah dan juga penglihatan ang terganggu atau mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya, terdapat riwayat cidera pada mata atau mata terpapar zat kimia, ada baiknya segera temui dokter. Salam sehat!

By Nida Saripah - Kesehatan Selasa, 20 Februari 2018 14:19:28

Related Post :
Tips
Tips Meningkatkan Imunitas Tubuh…

Selama puasa, daya tahan…

Kesehatan
Cara Tepat Untuk Mengatasi…

Berikut adalah beberapa langkah…

Tips
Begini Cara Menjaga Agar…

Beragam cara untuk menjaga…

Penyakit
Ini Perbedaan Miom Dan…

Berikut adalah berbagai perbedaan…

Kesehatan
Waspadai Perilaku Ini untuk…

Berkaca dari kasus Jonghyun…

Daun
Khasiat Manfaat Daun Ashitaba…

Khasiat manfaat daun ashitaba…

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Kirim Pertanyaan


  • Asam urat dan ginjal lemah

    1 Balasan

    Kesehatan

    [7/3, 20:35] iifirly: Malam mas..boleh tanya? [7/3, 20:35] iifirly: Btw...apakah dgn minum qnc ini bdn kita sakit sakit? [7/3, 20:36] iifirly: Sy kan menderita asam urat akut dan lemah ginjal…

  • Keputihan

    1 Balasan

    Kesehatan

    Saya nyeri pinggang dan kadang suka keluar keputihan yg agak coklat samar dan berbentuk cair

  • Usus turun

    1 Balasan

    Kesehatan

    Apa Ciri - ciri usus turun dan d bagian mana terdapat rasa sakit jika mengalami usus turun

  • anemia

    1 Balasan

    Kesehatan

    permisi, saya sering pusing , mual dan lemas. bahkan terkadang sampai sesak nafas. wajah sayapun sering terlihat pucat. apakah benar saya mengidap penyakit anemia?

  • Bisa kah tuli telinga ringan sembuh dengan jelly gamat...boleh saya minta testimoni nya

    1 Balasan

    Kesehatan

    Apakah tuli telinga ringan sebelah kiri bisa sembuh dengan jelly gamat gold... Boleh kah saya minta kirim kan testimoni pemakai jelly gamat yg sudah sembuh???


Kesehatan
Waspada! Ini Gejala HIV/AIDS yang Sering Timbul pada Pria

Sebenarnya gejala HIV/AIDS pada pria…

Kesehatan
Mengenal Gejala Penyebab Dan Pengobatan Radang Ginjal

Informasi tentang penyebab, gejala dan…

Kesehatan
Kirim Pertanyaan
Top