Kenalkan Sayuran pada Anak Sejak Dini dengan Langkah Berikut!

Share dan Tag Temanmu di :

Untuk melakukan aktivitas sehari-hari, tubuh memerlukan vitamin dan mineral yang cukup. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Anda bisa mendapatkannya dari sayuran. Walaupun kaya akan vitamin dan mineral, tetapi tidak sedikit pula orang yang tidak menyukai sayuran, terutama anak-anak. Banyak ibu yang mengeluhkan jika anaknya tidak suka mengonsumsi sayuran dan selalu menolak saat diminta untuk makan sayuran.

Padahal, mengonsumsi sayur dan buah seharunya dibiasakan sejak dini. Bagaimanapun, makanan ini sangat baik bagi tumbuh kembang anak. Peran orangtua pun sangat penting dalam memberikan contoh pola makan sehat pada anak. 

Bagi anak, rasa makanan sebenarnya sama saja. Jika dibiasakan sejak awal, maka akan terbentuk dalam pikiran anak bahwa sayuran itu enak. Maka dari itu, sangat penting untuk mengenalkan sayuran pada anak sejak dini. Membiasakan anak makan sayuran sejak kecil bisa mendorong anak untuk lebih menyukai sayuran. 


Lalu, bagaimana cara mengenalkan sayuran pada anak ?

Mengenalkan sayuran pada anak merupakan tantangan yang tidak mudah. Rasa sayur yang biasanya sedikit pahit dan hambar, membuat anak-anak memnolak untuk memakannya. Namun, ada beberapa langkah kenalkan sayuran pada anak sejak dini yang bisa dilakukan, yaitu diantaranya :

  • Pilih sayuran dengan rasa yang manis

Ibu bisa mencoba untuk mulai memberikan sayuran dengan rasa yang manis atau ringan pada si kecil, seperti labu atau wortel, sehingga anak bisa menerima rasa sayuran dengan lebih mudah. 

Jika anak sudah bisa menerima satu jenis sayuran, maka tambahkan jenis sayuran baru ke dalam menu anak. Pilihlah sayuran dengan rasa, tekstur, bentuk, dan warna yang berbeda. Dengan begitu, anak akan mengenali berbagai sayuran, tidak hanya satu atau dua jenis saja. 

  • Kreasikan menu makan anak

Agar anak tidak mudah bosan dan tertarik untuk mencobanya, ibu bisa mengkombinasikan sayuran dengan makanan lainnya, seperti ayam, daging, sosi, bakso, jamur, kentang, atau yang lainnya. Atau ibu juga bisa menyelipkan sayuran dalam roti, pizza, mie, pasta, bahkan jus sekalipun. 

Agar rasa sayuran disukai si kecil, mungkin bisa juga coba untuk memanggang sayuran dengan bumbu rempah dibandingkan dengan hanya mengukusnya. 

  • Biarkan anak makan sendiri

Ibu tidak perlu menyuapi anak saat akan makan sayuran, biarkan anak mengambil sendiri sayuran dengan tangannya. Hal ini dapat membantu anak mengenali tekstur sayuran. Ibu bisa memotong sayuran kecil-kecl sehingga bisa mudah digenggam dan memberikannya pada anak sebagai cemilan sehat.

  • Terus berikan jenis sayuran baru ke anak

Jangan berpuas diri jika anak hanya menyukai beberapa jenis sayuran saja. Ada beragam jenis sayuran dengan kandungan vitamin dan mineral yang berbeda-beda, sehingga anak perlu mengonsumsi berbagai jenis sayuran yang banyak. 

Pertahankan kebiasaan memberikan anak berbagai jenis sayuran hingga anak tumbuh besar. Jika anak menolak mengonsumsi sayuran tertentu, maka teruslah coba untuk memberikannya lagi-lagi.

Kapan sebaiknya anak mulai dikenalkan pada sayuran ?

Memperkenalkan sayuran pada anak bisa mulai dilakukan saat si kecil berusia sekitar 6 bulan, dimana ia mulai menerima makanan padat pertamanya. Jangan menunda memberikan sayuran pada anak saat usia ini. Bahkan, ada yang bilang jika ibu mulai bisa mengenalkan sayuran pada anak sejak anak masih menyusu ASI. 

Rasa makanan yang ibu konsumsi bisa dirasakan bayi melalui ASI. Maka dari itu, makanlah banyak sayuran saat masih menyusui, dengan begitu, maka bayi akan lebih mengenali rasa sayuran ketika sudah mulai mengonsumsi makanan padat. Selain itu, ibu juga bisa menambahkan berbagai jenis sayuran ke dalam bubur anak pada saat ia menginjak usia 6 bulan. 

Namun, perlu diingat, jangan memaksakan anak untuk makan sayur. Pasalnya, ada anak yang trauma makan sayur karena cara memberikannya yang terlalu dipaksa. Jika sudah terjadi hal tersebut, maka akan terbawa seumur hidup dan harus diterapi karena anak merasa trauma. 

Sebaiknya kenalkan dan biasakan anak mengonsumsi sayuran secara perlahan, terlebih lahi jika ibu menyajikannya dengan cara dibuat kreasi yang lebih unik, sehingga si kecil akan tertarik.

By Sri Maryati - Ibu Dan Anak Rabu, 04 April 2018 14:57:21

Related Post :
Kesehatan
Ketahui Efek Samping Kerokan…

Tehnik pengobatan kerokan dikatakan…

Kesehatan
Makanan Ini Sebaiknya Tidak…

Sebaiknya makanan ini tidak…

Tips
Hindari Makanan Pemicu Naiknya…

Menghindari makanan pemicu naiknya…

Ibu Dan Anak
Kebiasaan Buruk yang Dapat…

Selain faktor genetik, juga…

Alami
Cara Mengobati Eksim Basah…

Cara mengobati eksim basah…

Tips
Cara Cepat Berhenti Merokok…

Tidak sedikit para perokok…

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Kirim Pertanyaan


  • Penghilang rasa perih pada luka bakar yang melepuh pada bayi

    1 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Cara menghilangkan rasa perih pada luka bakar yang melepuh dan berair pada balita umur 7 bulan?

  • Susu formula

    1 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Dok saya ibu dari bayi berumur 6 bulan, dan saya beri asi perah dan susu formula sejak dari 1 bulan, susu formula nya bebelove 1 sejak awal bayi saya tdak…

  • Vaksin rubella

    0 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Apakah boleh anak yg sedang terkena amandel stadium 3 ,ikut suntik vaksin MR?

  • Susah buang air besar

    1 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Susah bab

  • susah buang air besar pada anak

    1 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Selamat siang, Anak saya saat ini baru berusia 10 bulan dan sudah beberapa hari ini buang air besarnya tidak lancar. Saya khawatir kondisi ini terjadig lama dan bisa membahayakan kondisi…


Ibu Dan Anak
Jenis Olahraga untuk Anak Down Syndrome dan Manfaatnya

Sama halnya seperti anak-anak lain…

Ibu Dan Anak
Jangan Beri Bayi Minum Air Putih ! Ini Alasannya

Meskipun memiliki banyak manfaat, tetapi…

Ibu Dan Anak
9 Makanan untuk Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh Anak

Sistem kekebalan tubuh anak yang…

Kirim Pertanyaan
Top