Begini Cara Mengatasi Kulit Mengelupas Pada Bayi Yang Tepat

Share dan Tag Temanmu di :

Cara mengatasi kulit mengelupas pada bayi ini sebaiknya bunda ketahui, sehingga bunda tidak asal-asalan dalam menghilangkannya. Selain itu, Cara maupun tips alami berikut mudah untuk dilakukan dan tentunya sangat aman untuk bayi. Informasi selengkapnya bisa Anda ketahui dalam informasi berikut ini.


Pada dasarnya, saat lahir kulit terluar bayi sangatlah masih tipis dan juga rusak. Kondisi kulit bayi baru lahir ini sangat bergantung pada umurnya saat dilahirkan. Bayi prematur  umumnya memiliki kulit yang sangat halus dan berbeda dengan bayi yang dilahirkan lebih dari 40 minggu akan memiliki kulit yang cenderung sangat kering.

Maka dari itu, kulit bayi baru lahir umumnya belum sehalus saat dia telah berusia beberapa hari atau beberapa minggu. Bahkan pada sebagian kasus, kulit mengelupas pada bayi bisa terjadi dalam kurun waktu beberapa minggu pasca bayi lahir. Dan kondisi tersebut adalah kondisi normal yang tak perlu di khawatirkan.

Mengapa kulit bayi bisa mengelupas?

Penyebab kulit bayi bbaru lahir mengelupas ialah, lantaran selama didalam kandungan bayi dikelilingi oleh lapisan vernix yang melindungi bayi dari air ketubah. Nah, verninx ini ialah lapisan berwarna putih dan juga sekaligus menjadi pelembab alami yang dapat melindungi bayi dari infeksi selama beberapa hari setelah di lahirkan.

Setelah vernix ini menghilang, barulah kulit bayi akan mengelupas dalam kurun waktu 1-3 minggu setelahnya. Semua proses ini menunjukkan pematangan sistem kulit pada bayi dan juga pembentukan klapisan pelindung alami tubuhnya.

Tips dan cara mengatasi kulit mengelupas pada bayi yang tepat

Meski proses pengelupasan kulit pada bayi adalah hal yang wajar, namun perasaan khawatir terhadap kondisi kulit bayi yang mengelupas, terlalu kering dan pecah-pecah tetap aja muncul. Untuk itu, berikut terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mnangani penglupasan kulit pada bayi secara tepat.

1. Tidak memandikan bayi terlalu lama

Untuk memandikan bayi sendiri pada dasarnya sangat disarankan menggunakan air hangat. Sebaiknya mandikan bayi selama 5-10 menit saja, dan hindari memandikan bayi terlalu lama untuk mencegah terkikisnya minyak alami pada kulit bayi. Hindari pula penggunaan sabun lantaran kandungan sabun mandi masih terlalu keras untuk bayi baru lahir.

2. Gunakan pelembab pada bayi

Anda juga bisa mengoleskan pelembab hipoalergenik pada kulit bayi Anda sesusai memandikannya. Atau setidaknya dua kali sehari agar kelembaban kulit bayi bisa terjaga. Sertakan pula pijatan yang lembut saat mengoleskan pelembab untuk memudahkan proses pengelupasan kulit pada bayi.

3. Hindari penggunaan produk berbahan kimia

Pastikan juga bahwa produk-prosuk yang anda gunakan pada sikecil terbebas dari bahan kimia untuk mencegah terjadinya iritasi. Hindari pula penggunaan parfum atau bahan yang mengandung pewangi pada kulit bayi.

4. Hindari paparan udara dingin

Udara dingin juga sejatinya tidak terlalu baik untuk kulit bayi. Maka karena itu, apabila bayi berada di luar rumah atau sebelum berpergian, disarankan untuk mengenkan kaus kaki juga sarung tangan saat cuaca dingin juga berangin.

5. Pastikan si kecil terhidrasi dengan baik

Memastikan bayi tetap terhidrasi dengan baik juga dinilai mampu mengurangi masalah kulit kering pada bayi. Meski begitu, jangan memberikan air putih pada bayi yang belum menginjak usia 6 bulan. Terkecuali jika ini merupakan saran dari dokter Anda.

6. Hindari pemakaian detergen biasa untuk mencuci baju bayi

Sebagai tips tambahan, hindari pula pemakianan detergen biasa untuk mencuci pakaiamn bayi. Maka dari itu, didsrankan untuk menggantinya dengan detergen yang dikhuuskan untuk kulit bayi yang sensitif. Disarankan pula untuk memisahkan pencucian pakaian bayi, seprai dan selimut bayi dengan cucian orang dewasa.

Selain kulit bayi yang mengelupas, masih banyak lagi masalah lainnya terkait kulit bayi baru lahir. Seperti halnya jerawat lahir, milia atau jerawat berwarna putih juga cradle cap atai kulit kepala bayi yag menegrak. Namun sama seperti halnya kulit mengelupas, berbagai kondisi tersebut pun umumnya tidak perlu dikhawatirkan  jika terjadi pada bayi baru lahir.

Baca juga: Tips Merawat Kulit Bayi Baru Lahir

Pada umumnya, lama waktu pengelupasan kulit pada setiap bayi akan berbeda. Namun periksakan kondisi bayi anda ke dokter untuk mengantisipasi adanya gangguan kulit pada bayi, apabila kulit mengelupas pada bayi trjadi dalam kurun waktu berbulan-bulan dan cara mengatasi kulit mengelupas pada bayi diatas tidak berhasil untuk menghilangkannya. Tindakan ibu untuk proaktif ini adalah langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan bayi.

By Nida Saripah - Kulit Senin, 14 Mei 2018 10:16:48

Related Post :
Ibu Dan Anak
Mengenal Penyakit Trisomi 13…

Adam Fabumi akhir-akhir ini…

Kesehatan
Persiapan yang Perlu Dilakukan…

Sebelum melakukan oprasi bedah…

Kesehatan
Badan Lemas Setelah Nonton…

Begadang akibat nonoton piala…

Tips
Cara Ampuh Mengatasi Migrain…

Cara ampuh mengatasi migrain…

Kewanitaan
Rekomendasi Terapi Pengobatan Penebalan…

Penebalan dinding rahim merupakan…

Kesehatan
Inilah 10 Makanan Yang…

Makanan yang harus dihindari…

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Kirim Pertanyaan



Kulit
Jangan Salah Pakai! Ini Bedanya BB Krim dan CC Krim

Jangan salah pakai! ini bedanya…

Kulit
Gejala dan Pemeriksaan Mata Ikan

Gejala dan pemeriksaan mata ikan…

Kulit
Berbagai Faktor Penyebab Kulit Wajah Mengelupas Dan Perih

Berbagai penyebab kulit wajah mengelupas…

Kirim Pertanyaan
Top