Waspadai Berbagai Penyebab BAB Berbusa Pada Anak Dan Dewasa

Share dan Tag Temanmu di :

Penyebab BAB berbusa pada umumnya memiliki kaitan erat dengan makanan yang dikonsumsi atau juga dengan pengobatan yang kini tengah di jalani. Akan tetapi selain dari pada itu, masalah BAB berbusa jua bisa menjadi salah satu pertanda adanya masalah kesehatan tertentu yang memperlukan perawatan medis dengan segera. Lalu, apa saja penyebab darah tinggi selengkapnya? Sebaiknya Anda simak ulasan singkat berikut ini.


Salah hal satu petunjuk penting untuk mengidentifikasi berbagai jenis penyakit yakni dengan memperhatikan perubahan ukuran, bentuk, warna dan tekstur tinja.  Selain itu, perubahan yang juga terjadi pada tinja juga adalah ketioka BAB (buang air besar) nampak berbusa. Kondisi BAB berbusa ini nyatanya tak hanya dapat terjadi pada dewasa melainkan juga pada anak-anak bahkan bayi sekalipun.

BAB berbusa pada umumnya terjadi pada saat banyaknya kandungan lemak dan juga lendir pada tinja. Cairan lendir tersebut dapat terlihat seperti berbusa atau ditemukan pada tinja yang berbusa. Sejatinya, lendir yang ditemukan pada tinja adalah kondisi yang normal dan berfungsi membantu melancarkan keluarnya tinja juga melindungi usus. Akan tetapi, lendir yang berlebihan pada tinja juga bisa menjadi pertanda adanya perubahan pada sistem pencernaan, bahkan bisa mengarah pada penyakit tertentu.

Berbagai penyebab BAB berbusa pada anak dan dewasa secara klinis

Lemak yang terlalu banyak pada tinja dalam istilah medis disebut dengan steatorea. Dimana kondisi ini bisa menjadi pertanda melabsorsi lemak, atau kondisi lemak yang di cerna tidak terserap dengan baik. Steatorea ini sering kali ditandai dengan tinja atau feses yang berminyak, feses yang nampak pucat atau berlumpur hingga feses yang berbau busuk dan juga lembek.

Adapun selain dari melabsorsi lemak, BAB berbusa atau steatorrhea juga bisa menjadi bagian gejala dari beberapa kondisi klinis. Diantaranya seperti pankreatitis, cytis fibrois juga abses atau fitsula pada bagian Anus. Adapun kondisi BAB berbusa sendiri perlu di waspadai apabila gejalanya juga disertai dengan BAB berdarah, nyeri perut, demam, mual, muntah dan juga diare.

BAB berbusa atau lendir yang terlalu banyak dalam feses juga bisa menjadi salah satu pertanda adanya gangguan pada sistem pencernaan. Diantaranya seperti:

  • Keracunan makanan. Selain gejalanya yang mirip dengan flu, keracunan makanan juga bisa menyebabkan tinja menjadi lendir.
  • Infeksi bakteri. Khususnya bakteri Clostridium difficile yang mana bakteri ini bisa menyebabkan diare berat yang disertai dengan tinja yang berlendirn dan berbau busuk. Adapun infeksi bakteri lain misalnya terjadi pada penyakit disentri juga bisa menyebabkan tinja berlendir.
  • Penyakit radang usus  (Inflammatory Bowel Disease/IDB). Seperti penyakit crohn dan kolitis ulseratif adalah kondisi yang bisa menyebabkan usus terluka. Dimana selai diare dan sakit perut, salah satu gejalanya memungkinkan tinja menjadi berbusa, bernanah bahkan berdarah.
  • Proktitis. Adalah kondisi peradangan pada bagian bawah usus besar atau rektum. Adapun radang usus dan penyakit menular sesksual bisa menjadi penyebabnya.
  • Penyakit celiac. Adalah kondidi akibat masalah sistem kekebalan tubuh yang bereaksi ketika mengopnsumsi makanan yang mengandung gluten dan merusak sel dinding usu halus. Kondisi ininjuga tak jarang menyebabkan melabsorbsi lemak juga memicu BAB berbusa.
  • Giardiasis. Adalah infeksimparasit Diardia lamblia yang menimbulkan peradangan pada saluran cerna. Gejalanya meliputi diare, perut kembung, BAB berbusa atau tinja nampak berminyak, mual, nyeri perut dan demam.

Meski BAB berbusa bisa hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari atau beberapa minggu, namun Anda tetap perlu mewaspadai kemungkinan lain dari penyebab BAB berbusa yang diakibatkan oleh gangguan kesehatan yang cukup serius. Anda jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter. Terutama apabila BAB berbusa juga disertai dengan BAB berdarah, lebih dari dua hari (atau lebih satu hari pada anak-anak), demam hingga nyeri perut yang parah. 

By Nida Saripah - Kesehatan Rabu, 25 Juli 2018 13:16:16

Related Post :
Penyakit
Faktor Resiko Autoimun Yang…

Penyakit autoimun adalah penyakit…

Kewanitaan
Tips Cara Memilih Pembalut…

Cara tips memilih pembalut…

Obat Kimia
Triamcinolone Obat Untuk Mengurangi…

Obat yang tergolong obat…

Kesehatan
Benarkah Kopi dan Habbatussauda…

Selain susu dan krim,…

Penyakit
Jenis-Jenis Konjungtivitis Berdasarkan Penyebabnya

Berdasarkan penyebabnya, konjungtivitis dibagi…

Kesehatan
Hal Sederhana Ini Dapat…

Beberapa hal sederhana ini…

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Kirim Pertanyaan


  • Asam urat dan ginjal lemah

    1 Balasan

    Kesehatan

    [7/3, 20:35] iifirly: Malam mas..boleh tanya? [7/3, 20:35] iifirly: Btw...apakah dgn minum qnc ini bdn kita sakit sakit? [7/3, 20:36] iifirly: Sy kan menderita asam urat akut dan lemah ginjal…

  • Keputihan

    1 Balasan

    Kesehatan

    Saya nyeri pinggang dan kadang suka keluar keputihan yg agak coklat samar dan berbentuk cair

  • Usus turun

    1 Balasan

    Kesehatan

    Apa Ciri - ciri usus turun dan d bagian mana terdapat rasa sakit jika mengalami usus turun

  • anemia

    1 Balasan

    Kesehatan

    permisi, saya sering pusing , mual dan lemas. bahkan terkadang sampai sesak nafas. wajah sayapun sering terlihat pucat. apakah benar saya mengidap penyakit anemia?

  • Bisa kah tuli telinga ringan sembuh dengan jelly gamat...boleh saya minta testimoni nya

    1 Balasan

    Kesehatan

    Apakah tuli telinga ringan sebelah kiri bisa sembuh dengan jelly gamat gold... Boleh kah saya minta kirim kan testimoni pemakai jelly gamat yg sudah sembuh???


Kesehatan
Tips Memilih Suplemen Herbal yang Benar dan Aman

Meskipun terbuat dari bahan alami,…

Kesehatan
Pertolongan Pertama untuk Atasi Luka Diabetes

Untuk mencegah luka diabetes semakin…

Kesehatan
Ini Gejala Penyakit Paru Obstruktif Kronis Dan Faktor Risikonya

Sangat penting mengetahui gejala penyakit…

Kirim Pertanyaan
Top