Mewaspadai Faktor Penyebab Bayi Lahir dengan Bibir Sumbing

Share dan Tag Temanmu di :

Bibir sumbing atau disebut juga cleft lip merupakan kelainan bawaan yang ditandai dengan adanya celah atau belahan pada bibir bagian atas. Celah tersebut bisa terjadi di tengah, kanan, atau bagian kiri  bibir. Selain pada bibir atas, sumbing juga bisa terjadi pada langit-langit mulut. Kondisi ini disebut dengan langit-langit sumbing.

Umumnya kondisi ini terjadi pada bayi yang masih berada di trimester pertama kehamilan, sehingga bisa dideteksi dengan alat ultrasonografi (USG). Menurut penelitian, bibir sumbing berisiko lebih besar dialami oleh bayi laki-laki dibandingkan dengan bayi perempuan. Hal ini dipengaruhi oleh banyak hal, walaupun penyebab utamanya masih belum diketahui.

Ketika masih didalam kandungan, bagian tengkorak, wajah, dan kepala bayi mulai tumbuh secara bertahap. Namun, pada bayi yang lahir dengan bibir sumbing, pertumbuhan pada area tersebut tidak terjadi dengan sempurna atau tidak adanya cukup jaringan di daerah bibir atau mulut. 

Sedangkan jaringan yang tersedia tidak bisa menyatu dengan baik. Hasilnya, akan timbul celah pada bibir atau langit-langit rongga mulut atau bayi juga bisa lahir dengan celah pada keduanya.


Mengetahui dan Mewaspadai Penyebab Bayi Lahir dengan Bibir Sumbing

Sampai saat ini, penyebab bibir sumbing belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, para ahli percaya bahwa kondisi ini terjadi karena kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Dan berikut ini merupakan beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab bayi lahir dengan bibir sumbing, yaitu diantaranya :

  • Genetik

Jika terdapat salah satu anggota keluarga yang memiliki riwayat bibir sumbing, maka bayi yang baru lahir juga memiliki potensi yang sama, bahkan risiknya lebih besar. Dengan kata lain, bibir sumbing merupakan kondisi yang diwariskan secara turun-temurun. 

  • Penyakit diabetes

Terdapat sejumlah bukti yang menunjukkan bahwa wanita yang didiagnosa dengan diabetes sebelum masa kehamilan berisiko tinggi melahirkan bayi dengan bibir sumbing.

  • Paparan zat tertentu selama masa kehamilan

Ibu hamil yang memiliki kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol berisiko melahirkan bayi dengan bibir sumbing. Selain itu, mengonsumsi tablet kortikosteroid dan obat-obatan antikejang pada masa awal kehamilan juga dikaitkan dengan beberapa kasus bibir sumbing. 

  • Kurang asam folat

Ibu hamil yang tidak bisa mencukupi asupan gizi yang diperlukan, khususnya asam folat, selama kehamilan memiliki risiko yang lebih tinggi untuk melahirkan bayi dengan bibir sumbing. 

  • Kondisi lingkungan

Ternyata faktor lingkungan juga memiliki pengaruh terhadap terjadinya bibir sumbing pada bayi baru lahir. Hal ini bisa dikaitkan dengan gaya hidup ibu saat hamil, seperti mengonsumsi alkohol, merokok, dan mengonsumsi obat-obatan terlarang. 

Bayi yang lahir dengan bibir sumbing harus segera ditangani oleh tim medis spesialis khusus, karena cara terbaik yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kelainan bibir sumbing yaitu dengan metode operasi. 

Pada sebagian besar kasus, bibir sumbing pada bayi perlu dioperasi setidaknya 1 atau 2 kali. Idealnya operasi tersebut dilakukan saat bayi berusia 3 bulan sampai 1 tahun. 

Beberapa operasi lainnya mungkin juga diperlukan ketika bayi beranjak dewasa untuk memperbaiki penampilan dari bibir dan hidung, serta fungsi atap rongga mulut. 

Setiap orang tua pasti ingin bayi mereka lahir dengan normal dan sehat. Maka dari itu, untuk menghindari kondisi bayi lahir dengan bibir sumbing, pastikan ibu selalu memenuhi kebutuhan gizi dan asam folat selama masa kehamilan. Kondumsi makanan sehat setiap hari, hindari kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol, serta lakukanlah pemeriksaan secara berkala. Dengan begitu, maka kondisi bayi yang ada dalam kandungan Anda bisa terkontrol dan juga bisa mencegah beragam gangguan kesehatan yang mungkin timbul. 

By Sri Maryati - Ibu Dan Anak Kamis, 16 Agustus 2018 13:50:34

Related Post :
Kesehatan
Mengenal Penyebab Alergi dan…

Inilah beberapa penyebab alergi…

Ibu Dan Anak
Cara Tepat dan Aman…

Ibu hamil yang mengalami…

Manfaat
Khasiat Teh Herbal K-Muricata…

Informasi tentang khasiat dan…

Manfaat
Manfaat Berpelukan Dengan Lawan…

Manfaat Berpelukan Dengan Lawan…

Penyakit
Jenis-jenis Penyakit Ginjal Serta…

Jenis-jenis penyakit ginjal beserta…

Kesehatan
Perawatan Luka Diabetes Terbaru…

Tata cara perawatan luka…

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Kirim Pertanyaan


  • Penghilang rasa perih pada luka bakar yang melepuh pada bayi

    1 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Cara menghilangkan rasa perih pada luka bakar yang melepuh dan berair pada balita umur 7 bulan?

  • Susu formula

    1 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Dok saya ibu dari bayi berumur 6 bulan, dan saya beri asi perah dan susu formula sejak dari 1 bulan, susu formula nya bebelove 1 sejak awal bayi saya tdak…

  • Vaksin rubella

    0 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Apakah boleh anak yg sedang terkena amandel stadium 3 ,ikut suntik vaksin MR?

  • Susah buang air besar

    1 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Susah bab

  • susah buang air besar pada anak

    1 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Selamat siang, Anak saya saat ini baru berusia 10 bulan dan sudah beberapa hari ini buang air besarnya tidak lancar. Saya khawatir kondisi ini terjadig lama dan bisa membahayakan kondisi…


Ibu Dan Anak
Ibu Dan Anak
Jenis Makanan Untuk Demam Berdarah Pada Anak

Jenis makanan untuk demam berdarah…

Ibu Dan Anak
Penyebab Mimisan Pada Anak Dan Cara Mengatasinya Yang Tepat

Berikut adalah berbagai penyebab mimisan…

Kirim Pertanyaan
Top