Anak Tak Suka Makan Nasi? Ini Solusi Untuk Mengatasinya

Share dan Tag Temanmu di :

Untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya, maka anak perlu mendapatkan makanan dengan kandungan nutrisi yang lengkap. Namun, menyiapkan makanan untuk anak terkadang menjadi tantangan tersendiri. Pasalnya, tidak sedikit anak yang susah makan atau menjadi pemilih makanan. Hal ini tentu akan membuat orangtua khawatir anak tidak akan mendapatkan nutrisi yang cukup sehingga berisiko memicu timbulnya kurang gizi pada anak

Indonesia merupakan salah satu negara yang menggunakan nasi sebagai makanan pokok. Maka dari itu, banyak orangtua yang menganggap tidak lengkap jika si kecil tidak makan nasi dalam sehari. Namun sayangnya, tidak sedikit anak yang sering menjauhi nasi. Bahkan, ada pula yang benar-benar tidak ingin mengonsumsinya. 


Ada beberapa alasan mengapa anak tidak suka makan nasi. Penyebab pertama berhubungan dengan adanya fase picky eating, dimana anak cenderung memilih untuk mengonsumsi makanan tertentu saja. Umumnya fase ini timbul pada usia 1-3 tahun dan merupakan sesuatu yang normal dalam proses tumbuh kembang anak. 

Penyebab kedua anak tidak suka makan nasi berhubungan dengan rasa, bentuk atau tekstur nasi yang membuatnya sulit diterima oleh lidah anak. Berikutnya, anak yang sudah kenyang terlebih dahulu karena terlalu banyak minum susu atau mengonsumsi cemilan. 

Perlu diketahui, laju pertumbuhan anak di atas 1 tahun cenderung melambat. Dengan begitu, maka nafsu makan anak tidak akan sebesar saat masih balita (usia di bawah 12 tahun). Jadi, wajar saja jika porsi makannya sedikit berkurang. 

Tak hanya itu, tipe kepribadian anak, pengaruh lingkungan, dan tekanan dalam proses makan juga memengaruhi kesukaan anak terhadap nasi. Maka dari itu, Anda tidak boleh memaksa atau bahkan memarahinya jika anak tidak mau makan nasi. Pasalnya, ada solusi mengatasi anak tak suka makan nasi yang bisa dilakukan. 

Apa yang akan terjadi jika anak tidak suka makan nasi?

Nasi memang merupakan salah satu sumber karbohidrat utama, namun Anda tidak perlu khawatir karena itu bukanlah satu-satunya. Artinya, jika anak tidak suka nasi, maka Anda bisa memberikan sumber karbohidrat selain nasi yang bentuknya disesuaikan dengan selera anak. Hal terpenting, pastikan komposisinya tetap seimbang sehingga tidak mengganggu proses tumbuh kembang anak. 

Perlu diketahui, komposisi gizi yang sehat dan seimbang untuk anak di atas 2 tahun harus terdiri dari 50%-60% karbohidrat, 25%-30% lemak, 10%-15% protein, sisanya vtamin dan mineral. Maka dari itu, jika anak tidak suka nasi, maka tidak masalah jika harus mengonsumsi bentuk karbohidrat lainnya selama menggunakan sumber yang sehat.

Mengetahui Jenis Karbohidrat yang Baik untuk Anak

Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh. Dari alam, terdapat dua jenis karbohidrat utama, yaitu :

  • Karbohidrat sederhana 

Karbohidrat ini mengandung fruktosa, glukosa, dan laktosa. Karbohidrat sederhana lebih mudah diserap oleh tubuh. 

Beberapa jenis karbohidrat sederhana yang bersifat alami, seperti diantaranya nasi putih, buah-buahan, madu, dan susu. Sedangkan jenis yang telah diolah biasanya berbentuk pasta, mi, bihun, tepung-tepung yang dihaluskan, roti, permen, kue, dan minuman manis lainnya. 

  • Karbohidrat kompleks

Berbeda dengan karbohidrat sederhana, karbohidrat kompleks lebih sulit untuk dicerna dan diserap oleh tubuh. Beberapa yang termasuk ke dalamnya, misalnya sayur dan buah yang dikonsumsi dengan kulitnya, kentang atau ubi yang dikonsumsid engan kulitnya, serelia atau biji-bijian, nasi merah, dan roti gandum. 

Karena bisa dicerna dan diserap tubuh dengan mudah, maka karbohidrat sederhana bisa memberikan energi seketika. Sayangnya, karbohidrat sederhana juga bisa menaikkan kadar gula darah dengan cepat. Maka dari itu, konsumsinya perlu dibatasi atau dikombinasikan dengan sumber karbohidrat kompleks agar tidak memicu obesitas yang bisa berujung pada diabetes ketika dewasa. 

Nah, bagi anak yang tidak suka makan nasi, sumber karbohidrat alternatif lainnyang yang bisa digunakans ebagai makanan pokok bisa berupa serelia, kentang, mi, pasta, atau bihun. Produk olahan dari tepung-tepungan seperti roti atau kue juga bisa menjadi alternatif lainnya. Anda bisa menyajikannya pada waktu camilan. Namun, jangan lupa juga untuk mencukupi kebutuhan karbohidrat anak dari buah dan sayuran. Semoga bermanfaat. 

By Sri Maryati - Ibu Dan Anak Jum'at, 02 November 2018 10:46:29

Related Post :
Kesehatan
Waspadai Barang-Barang Berikut Jika…

Menjaga kebersihan dapur sangat…

Kesehatan
Waspada ! Ini Tanda-Tanda…

Anda sering merasa cemas…

Tips
Tips Dan Cara Menghilangkan…

Berikut adalah beberapa tips…

Ibu Dan Anak
Jenis Olahraga untuk Anak…

Sama halnya seperti anak-anak…

Ibu Dan Anak
Tips Sehat untuk Menaikkan…

Anak yang memiliki berat…

Manfaat
Khasiat dan Manfaat Ceker…

Ceker ayam sering kali…

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Kirim Pertanyaan


  • Penghilang rasa perih pada luka bakar yang melepuh pada bayi

    1 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Cara menghilangkan rasa perih pada luka bakar yang melepuh dan berair pada balita umur 7 bulan?

  • Susu formula

    1 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Dok saya ibu dari bayi berumur 6 bulan, dan saya beri asi perah dan susu formula sejak dari 1 bulan, susu formula nya bebelove 1 sejak awal bayi saya tdak…

  • Vaksin rubella

    0 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Apakah boleh anak yg sedang terkena amandel stadium 3 ,ikut suntik vaksin MR?

  • Susah buang air besar

    1 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Susah bab

  • susah buang air besar pada anak

    1 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Selamat siang, Anak saya saat ini baru berusia 10 bulan dan sudah beberapa hari ini buang air besarnya tidak lancar. Saya khawatir kondisi ini terjadig lama dan bisa membahayakan kondisi…


Ibu Dan Anak
Jangan Khawatir! Ini Cara Mudah Mengatasi Cegukan Pada Bayi

Cara mudah menghilangkan dan mengatasi…

Ibu Dan Anak
Mewaspadai Serangan Penyakit Musim Hujan pada Anak

Pada musim hujan, tubuh akan…

Ibu Dan Anak
Kirim Pertanyaan
Top