Dampak Negatif Kesepian bagi Kesehatan yang Perlu Diketahui

Share dan Tag Temanmu di :

Pada dasarnya, manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan interaksi yang baik dengan orang lain untuk bertahan hidup. Menjalin hubungan sosial juga menajdi nutrisi tersendiri bagi kesehatan mental. Jika kebutuhan untuk berinteraksi tidak terpenuhi, maka kita cenderung terisolasi dari lingkungan sosial yang ditandai dengan sering merasa kesepian. Fenomena ini bisa memengaruhi kesehatan mental seseorang, dan secara tidak langsung juga dapat memengaruhi kesehatan fisik. 


Dampak Negatif Kesepian bagi Kesehatan

Selalu merasa sendiri di tengah keramaian merupakan pertanda dari kesepian. Jika Anda sering merasakan hal tersebut, maka patut waspada. Pasalnya, tidak hanya berpengaruh pada kondisi mental, kesepian juga bisa menyebabkan beragam dampak negatif dari sisi kesehatan fisik. 

Banyak riset yang membuktikan efek kesepian pada kesehatan lebih berbahaya dibandingkan dengan merokok dan obesitas. Penelitian dari Kings College London juga telah membuktikan efek kesepian yang juga membahayakan kesehatan fisik ini. 

Berikut ini merupakan beberapa damapk negatif kesepian bagi kesehatan yang perlu diketahui, yaitu diantaranya :

  • Penurunan aktivitas fisik

Seseorang yang mengalami kesepian jangka panjang cenderung memiliki penurunan dalam menjalani aktivitas fisik. Kondisi ini turut meningkatkan risiko terjadinya kelebihan berat badan atau obesitas, serta berbagai damapk negatif kesehatan lainnya. 

  • Diet yang kurang baik

Salah satu penelitian di jurnal International Journal of Eating Disorders mengemukakan bahwa individu yang merasa kesepian akan kesulitan dalam memilih dan mempersiapkan makanan dengan tepat sesuai dengan kebutuhan nutrisi. 

  • Peningkatan kadar hormon kortisol

Kesepian bisa meningkatkan derajat stres, yang diartikan oleh tubuh sebagai suatu bahaya. Maka dari itu, tubuh akan meresponnya dengan melepaskan hormon kortisol yang lebih banyak. 

Sebenarnya pelepasan kortisol secara berkala menunjang sistem kardiovaskular dan sistem daya tahan tubuh, dan baik untuk metabolisme. Namun, jika kadar kortisol terus meningkat secara terus-menerus, maka hal ini bisa menyebabkan gangguan regulasi pada berbagai sistem di dalam tubuh dan meningkatkan angka kejadian penyakit jantung, diabetes, kanker, dan sebagainya. 

  • Peningkatan konsumsi alkohol

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2016 dan dipublikasikan di Journal of Aging and Health menyebutkan, individu yang mengalami kesepian memiliki kecenderungan untuk mengonsumsi alkohol dalam jumlah yang lebih banyak. Perilaku ini bisa meningkatkan berbagai risiko kesehatan, salah satunya sirosis hati

  • Peradangan jangka panjang

Stres yang dialami oleh seseorang yang merasa kesepian bisa menyebabkan pelepasan protein-protein tertentu dalam darah. Hal tersebut dilakukan tubuh untuk mempersiapkan sistem daya tahan guna menghadapi bahaya atau cedera. 

Menurut direktur Adult Development Survey yang dilakukan di Harvard University, Dr. Robert Waldinger, jika terjadi terus-menerus, maka hal tersebut bisa menyebabkan terjadinya berbagai masalah kesehatan. 

Selain beberapa dampak negatif yang telah disebutkan diatas, beberapa penelitian terkini mengungkapkan bahwa kesepian juga bisa menyebabkan depresi, gangguan kognitif ringan, dan berbagai kondisi gangguan kejiwaan lainnya. Atas dasar ini, kesepian memerlukan penanganan yang menyeluruh (holistik).

Sampai saat ini, berbagai penelitian menunjukkan bahwa merasa kesepian merupakan salah satu penyebab penurunan kualitas kesehatan fisik seseorang. Pada dasarnya kesepian itu sendiri bukanlah fakta, tetapi suatu persepsi atau keadaan emosi terhadap hubungan sosial seseorang. Dan hal ini bukan disebabkan oleh kesendirian. Maka dari itu, cara paling mudah untuk mengatasi kesepian adalah dengan mengalihkan perhatian sejenak dan lakukan interaksi sosial. 

Jika Anda sering merasakan kesepian, sebaiknya segera cari cara untuk terlepas dari hal tersebut. Jika dirasa tidak mampu melakukannya sendiri, Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter atau psikiater. Hal terpenting yang perlu diperhatikan yaitu jangan biarkan kesepian terjadi berlarut-larut, terlebih lagi jika tidak ingin berakhir pada kondisi yang lebih menyakitkan. Semoga bermanfaat.

By Sri Maryati - Kesehatan Sabtu, 17 November 2018 10:06:57

Related Post :
Kesehatan
Pantangan Dan Anjuran Makanan…

Pantangan dan anjuran makanan…

Kesehatan
Ketahui Bahaya Makan Terlalu…

Ketahui bahaya makan terlalu…

Manfaat
Manfaat Toge Selain untuk…

Toge merupakan sebagai salah…

Kulit
Cara Ampuh Mencegah Dan…

Kutu air merupakan infeksi…

Penyakit
Cara Mengobati Infeksi Ginjal…

Cara mengobati infeksi ginjal…

Alami
Cara Mengolah Bumbu Dapur…

Berikut ini cara mengolah…

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Kirim Pertanyaan


  • Asam urat dan ginjal lemah

    1 Balasan

    Kesehatan

    [7/3, 20:35] iifirly: Malam mas..boleh tanya? [7/3, 20:35] iifirly: Btw...apakah dgn minum qnc ini bdn kita sakit sakit? [7/3, 20:36] iifirly: Sy kan menderita asam urat akut dan lemah ginjal…

  • Keputihan

    1 Balasan

    Kesehatan

    Saya nyeri pinggang dan kadang suka keluar keputihan yg agak coklat samar dan berbentuk cair

  • Usus turun

    1 Balasan

    Kesehatan

    Apa Ciri - ciri usus turun dan d bagian mana terdapat rasa sakit jika mengalami usus turun

  • anemia

    1 Balasan

    Kesehatan

    permisi, saya sering pusing , mual dan lemas. bahkan terkadang sampai sesak nafas. wajah sayapun sering terlihat pucat. apakah benar saya mengidap penyakit anemia?

  • Bisa kah tuli telinga ringan sembuh dengan jelly gamat...boleh saya minta testimoni nya

    1 Balasan

    Kesehatan

    Apakah tuli telinga ringan sebelah kiri bisa sembuh dengan jelly gamat gold... Boleh kah saya minta kirim kan testimoni pemakai jelly gamat yg sudah sembuh???


Kesehatan
Kesehatan
Kesehatan
Hati-Hati Stres Dapat Memicu Kram Usus

Faktor psikologis seperti timbulnya depresi,…

Kirim Pertanyaan
Top