Benarkah Gigitan Kucing Bisa Memicu Timbulnya Rabies?

Share dan Tag Temanmu di :

Kucing merupakan salah satu jenis hewan yang cukup banyak dipelihara, karena sangat manis dan penurut. Walaupun begitu, tidak jarang kucing juga mengeluarkan naluri hewan sehingga bisa mencakar atau bahkan menggigit majikannya ketika sedang bermain. 

Kebanyakan kasus gigitan kucing terjadi ketika si pemilik digigit hewan peliharannya sendiri. Walaupun mungkin kucing sudah diberi vaksinasi lengkap, namun Anda harus tetap waspada dan merawat luka bekas gigitan kucing tersebut. Pasalanya, gigitan taring kucing yang cukup panjang bisa menimbulkan luka dalam dan rawan menimbulkan infeksi. 

Disamping itu, mungkin banyak masyarakat yang bertanya-tanya benarkah gigitan kucing bisa memicu timbulnya rabies seperti gigitan anjing liar?


Menurut pakar kesehatan, hal ini ternayat mungkin saja terjadi. Namun, tentunya hal ini tergantung pada kucing yang menggigitnya. Perlu diketahui, gigitan binatang (anjing, kucing kera) bisa menyebabkan infeksi bakteri pada kulit, tetanus dan juga rabies. Virus rabies ini menular melalui air liur binatang yang menggigit. 

Kasus rabies akibat gigitan kucing ini ternyata pernah dialami oleh seorang wisatawan dari Inggris yang harus kehilangan nyawanya saat berlibur di Maroko, negara di Arfika Utara. Saat itu, ia digigit kucing sehingga membuatnya terkena rabies. Kasus kematian ini memicu kehebohan di negara tersebut. 

Hanya saja, belum jelas bagaimana wisatawan ini digigit oleh kucing yang telah terinfeksi rabies. Satu hal yang pasti, setelah kasus ini terjadi, petugas kesehatan Maroko langsung meminta wisatawan untuk berhati-hati dan tidak mendekati hewan liar selama berlibur di sana. 

Peringatan ini sebenarnya tidak hanya berlaku di Maroko. Semua wisatwan yang berkunjung ke negara mana pun sebaiknya tidak menyentuh hewan liar secara sembarangan, karena bisa jadi hewan-hewan tersebut sudah terinfeksi rabies. 

Lalu, apa yang harus dilakukan jika terlanjut digigit oleh kucing liar?

Jika Anda sudah terlanjur terkena gigitan, tercakar, atau bahkan dijilat oleh hewan liar, maka segeralah cuci luka atau bagian tubuh yang dijilat dengan sabun dan air yang mengalir. Setelah itu, pastikan untuk segera memeriksakan kondisi Anda ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan penanganan medis yang diperlukan. 

Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter di fasilitas kesehatan yang memiliki fasilitas yang cukup lengkap, pasalnya tidak semua fasilitas kesehatan memiliki stok vaksin rabies. Jika dokter mencurigai Anda tertular oleh rabies, maka dokter akan menyuntikkan imunogobullin (kekebalan tubuh pasif) rabies untuk menetralisir virus rabies. Dokter mungkin juga akan menyarankan Anda untuk melakukan vaksin rabies sebanyak 3 kali suntikan, yaitu diantaranya :

  • Suntikan pertama diberikan segera setelah digigit binatang di lengan kanan dan kiri (2 suntikan).
  • Suntikan kedua beranjak 1 minggu dari suntikan pertama diberikan di salah satu lengan.
  • Suntikan ketiga berjarak 2 minggu dari suntikan kedua dan diberikan di lengan yang lain. 

Agar perlindungan yang didapatkan bisa lebih maksimal, Anda harus memenuhi ketiga jadwal vaksin tersebut, bukan hanya dnegan sekali suntikan saja. 

Dan segera temui dokter jika Anda mengalami beberapa kondisi berkut setelah digigit kucing :

  • Demam tinggi (suhu bisa mencapai lebih dari 40 derajat celcius dengan pengukuran termometer)
  • Sakit kepala terus menerus
  • Mata merah
  • Mual dan muntah
  • Gelisah dan sulit tidur
  • Takut melihat sinar matahari (fotofobia)

Kasus rabies memang lebih sering terjadi di Asia dan Afrika. Di Indonesia sendiri, kasus ini juga masih banyak terjadi di tempat wisata. Jadi, sebaiknya kita harus selalu waspada ketika mengunjungi berbagai tempat wisata. Selain wisatawan, warga lokal juga sebaiknya mewaspadai rabies, mengingat masih banyak hewan liar yang tidak terurus. Semoga bermanfaat.

By Sri Maryati - Kesehatan Senin, 19 November 2018 10:10:43

Related Post :
Kesehatan
Melihat Kandungan Gizi Rice…

Rice bowl memang saat…

Kesehatan
Inilah Alasan Mengapa Air…

Mungkin banyak yang bertanya…

Kesehatan
Selain Sit Up Inilah…

Selain Sit Up inilah…

Kesehatan
Ketahui Ciri-Ciri Makanan Yang…

Inilah ciri-ciri makanan yang…

Kesehatan
Sebaiknya Hindari Gerakan Yoga…

Melakukan yoga memang baik…

Ibu Hamil
Begini Posisi Yang Aman…

Begini posisi yang aman…

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Kirim Pertanyaan


  • Asam urat dan ginjal lemah

    1 Balasan

    Kesehatan

    [7/3, 20:35] iifirly: Malam mas..boleh tanya? [7/3, 20:35] iifirly: Btw...apakah dgn minum qnc ini bdn kita sakit sakit? [7/3, 20:36] iifirly: Sy kan menderita asam urat akut dan lemah ginjal…

  • Keputihan

    1 Balasan

    Kesehatan

    Saya nyeri pinggang dan kadang suka keluar keputihan yg agak coklat samar dan berbentuk cair

  • Usus turun

    1 Balasan

    Kesehatan

    Apa Ciri - ciri usus turun dan d bagian mana terdapat rasa sakit jika mengalami usus turun

  • anemia

    1 Balasan

    Kesehatan

    permisi, saya sering pusing , mual dan lemas. bahkan terkadang sampai sesak nafas. wajah sayapun sering terlihat pucat. apakah benar saya mengidap penyakit anemia?

  • Bisa kah tuli telinga ringan sembuh dengan jelly gamat...boleh saya minta testimoni nya

    1 Balasan

    Kesehatan

    Apakah tuli telinga ringan sebelah kiri bisa sembuh dengan jelly gamat gold... Boleh kah saya minta kirim kan testimoni pemakai jelly gamat yg sudah sembuh???


Kesehatan
Diagnosis Virus Zika Dan Pengobatannya

Virus Zika adalah sebuah virus…

Kesehatan
Mencegah dan Mengatasi Stres dengan Manfaat Nutrisi Alami

Selain berlibur atau beristirahat, beberapa…

Kesehatan
Wah Ternyata Ini Manfaat Konsumsi Kacang Hijau Untuk Kesehatan

Suka mengkonsumsi kacang hijau? ketahui…

Kirim Pertanyaan
Top