Cara Paling Ampuh Mengatasi Keracunan Obat
Cara Paling Ampuh Mengatasi Keracunan Obat
Keracunan obat? Sama gak sih sama Over dosis? Gejalanya apa aja? Terus cara ngatasinya gimana? Gimana kalo terjadi sama aku, teman aku, atau keluarga aku? Aku harus gimana nih?

Hmm… Sebel gak sih kalo ada yang nanyanya nyerocos gitu? Sabar bro, ane bukan penjahat, jangan diinterogasi gitu dong. Hihi…
By the way, apakah kalian punya pertanyaan yang sama dengan kawan saya tadi? Jika iya, simak baik-baik ya !
Pertanyaan pertama, “Keracunan obat itu sama dengan over dosis gak?”
Gini ya kawan, keracunan obat bisa terjadi jika kita salah dalam penggunaan obat. Kategori salah itu bisa dilihat dalam hal dosis atau pun kombinasi obat. Keracunan obat yang terjadi akibat salah mengkombinasikan obat biasanya terjadi pada seeorang yang memiliki penyakit yang kompleks. Dalam hal ini, yang menduduki peringkat teratas adalah para lansia.
Beda halnya dengan over dosis. Over dosis adalah keracunan obat yang disebabkan karena seseorang mengkonsumsi obat melebihi dosis yang disarankan. Over dosis bisa terjadi pada siapa saja dan dapat terjadi secara sengaja ataupun tidak.
Jadi, sudah jelaskan perbedaan antara keracunan obat dan over dosis?
Orang yang over dosis, sudah pasti keracunan obat. Tapi orang yang keracunan obat, belum tentu disebabkan oleh konsumsi obat yang melebihi dosis.
Pertanyaan kedua, “Bagaimana gejala orang yang keracunan obat?”
Gejala orang yang keracunan obat tentu berbeda-beda sesuai dengan kandungan obat yang mereka konsumsi. Orang yang keracunan obatnya masih dalam kategori rendah biasanya memiliki gejala : sakit kepala, sakit di bagian dada, perut terasa mual, muntah, diare, kesulitan bernapas, batuk, kejang, dan pingsan. Sedangkan keracunan yang cukup parah dapat menyebabkan naiknya tekanan darah, terganggunya saluran pernapasan, meningkatnya suhu tubuh, dan gangguan pada denyut nadi yang dapat mengancam jiwa penderita.
Pertanyaan ketiga, “Bagaimana cara mengatasinya?”
Cara yang paling ampuh dalam mengatasi keracunan obat adalah dengan menghubungi dokter agar segera dapat ditangani. Namun, tidak ada salahnya kita membantu penderita sebelum para medis datang :
- Cek denyut nadi, apakah denyutnya normal atau bermasalah.
- Jika penderita muntah, segera bungkus tangan Anda dengan kain, lalu bersihkan jalur napas orang tersebut, seperti tenggorokan dan mulut.
- Baringkan tubuh penderita pada posisi yang nyaman.
- Hindari memberikan makanan atau minuman yang dianggap mampu menetralisir racun, seperti cuka atau jus lemon.
- Jika penderita tidak sadarkan diri alias pingsan, jangan memberikan atau memasukkan apa pun ke dalam mulutnya.
Ingat ya kawan, jika gejala-gejala di atas terjadi pada Anda atau orang di sekitar Anda, jangan panic. Segera hubungi dokter atau bawa ke rumah sakit terdekat untuk segera ditangani.
By Ana Rediana - Tips Jum'at, 04 November 2016 15:20:39