Diagnosis Kecanduan Alkohol Dan Pengobatannya

Share dan Tag Temanmu di :

Pemeriksaan untuk mengetahui seseorang telah kecanduan alkohol atau tidak bisa dilakukan dengan mengumpulkan data soal frekuensi minum, kondisi psikologi, pola perilaku, dan gejala yang timbul dari penderita. Data tersebut bisa didapatkan dokter dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada pasien, keluarga, atau teman-teman penderita. Data tersebut juga bisa didapat dari sistem pengisian kuisioner. Data yang sudah terkumpul akan di evaluasi. Pada kasus kecanduan alkohol pemeriksaan fisik dan tes laboratorium bisa dilakukan agar mengetahui adanya komplikasi kesehatan seperti kerusakan organ yang timbul akibat alkohol atau tidak.


Pengobatan bagi pecandu alkohol bisa juga dilakukan dengan terapi dan konseling, baik di rumah sakit maupun di tempat rehabilitasi di bawah bimbingan ahli terkait kondidi tersebut. Berhasil dan tidaknya pengobatan kecanduan alkohol tergantung dari seberapa besar kemauan penderita untuk sembuh. Biasanya saat menjalani pengobatan, pecandu akan diminat untuk mengurangi doses konsuminya terlebih dahulu. Seiring hal tersebut, biasanya pecandu akan mengalami gejala-gejala seperti :

  • Depresi
  • Timbul perasaan cemas
  • Berkeringat terus menerus
  • Panik, tangan gemetaran atau tremor
  • Uring-uringan
  • Berhalusinasi
  • Sulit tidur atau insomnia
  • Detak jantung berdetak tidak teratur
  • Mual dan muntah
  • Kejang-kejang, walaupun jarang terjadi

Biasanya dokter atau ahli terapi memberikan obat chlordiazepoxide untuk mengurangi tingkat gejala-gejala yang dialami penderita. Sedangkan untuk mengurangi keinginan untuk mengonsumsi alkohol, obat naltrexone dan acamprosate bisa diresepkan dokter.

Agar kita tidak terjerumum untuk mengonsumsi minuman beralkohol apalagi ketergantungan, terapakan pola hidup sehat dengan cara olahraga secara teratur, konsumsi makanan bergizi, cukup tidur dalam sehari, dan mencegah stress. Anda juga jangan mengabaikan nilai-nilai agama karena cara ini terut memberikan andil dalam mencegah seseorang untuk tidak mengonsumsi dan kecanduan alkohol.

Jika ada teman yang senang mengonsumsi minuman keras dan mempengaruhi Anda untuk berpartisipasi, sebaiknya Anda bersikap tegas untuk menolak ajakan mereka, walaupun hanya sedikit. Mungkin saja Anda akan di cap tidak menyenangkan atau setia kawan, namun hal tersebut lebih baik daripada Anda harus mencoba dan menjadi ketergantungan. Tetaplah konsisten pada pendirian Anda untuk menolak mengonsumsi minuman tersebut, karena lambat laun mereka pun akan terbiasa dan justru menghargai keputusan Anda.

Bagi orang tua yang memiliki anak remaja, waspadailan tanda-tanda berikut ini karena bisa saja anak Anda kecanduan beralkohol:

  • Anak menjadi pendiam dan penyendiri
  • Tidak lagi tertarik untuk menyalurkan hobi atau tidak tertarik melakukan kegiatan positif
  • Suasana hati dan perilaku berubah-ubah
  • Penurunana prestasi disekolah atau kampus
  • Daya ingat berkurang dan adanya perubahan gaya bicara
  • Mata terlihat sayu dan merah
  • Berteman dengan orang-orang yang dicurigai sebagai peminum
  • Menjadi malas dalam mengurus penampilan dan kebersihan badan

Penting bagi orang tua untuk menjalin keakraban dan komunikasi dengan anak secara baik. Lakukanlah pendekatan selayaknya orang tua yang penuh kasih sayang dan pengertian kepada anak. Jelaskanlah kepada mereka mengenai bahaya dan akibatnya jika kecanduan zat tersebut. Berikut ini takaran konsumsi alkohol yang masih bisa dikatakan aman bagi kesehatan sesuai dengan persentase serta kandungannya:

Kandungan alkohol   Takaran per hari

Lima persen             Maksimal 355 mililiter
Tujuh persen            Maksimal 266 mililiter
Dua belas persen    Maksimal 148 mililiter
Empat puluh persen Maksimal 44 mililiter

By Rizka Ardiana - Kesehatan Kamis, 15 Desember 2016 08:18:02

Related Post :
Alami
Obat Radang Tenggorokan Tradisional…

Mengobati radang tenggorokan secara…

Ibu Hamil
Penyebab Dan Cara Mengatasi…

Penyebab dan cara mengatasi…

Kesehatan
Ciri-ciri Krim Pemutih Wajah…

Ciri-ciri krim pemutih wajah…

Obat Kimia
Obat Clopidogrel untuk Mencegah…

Clopidogrel merupakan salah satu…

Kesehatan
Jenis Makanan Pemicu Penyakit…

Berikut adalah beberapa makanan…

Kesehatan
Ingin Terhindar dari Depresi…

Tekanan pekerjaan dan aktivitas…

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Kirim Pertanyaan


  • Usus turun

    0 Balasan

    Kesehatan

    Apa Ciri - ciri usus turun dan d bagian mana terdapat rasa sakit jika mengalami usus turun

  • anemia

    1 Balasan

    Kesehatan

    permisi, saya sering pusing , mual dan lemas. bahkan terkadang sampai sesak nafas. wajah sayapun sering terlihat pucat. apakah benar saya mengidap penyakit anemia?

  • Bisa kah tuli telinga ringan sembuh dengan jelly gamat...boleh saya minta testimoni nya

    1 Balasan

    Kesehatan

    Apakah tuli telinga ringan sebelah kiri bisa sembuh dengan jelly gamat gold... Boleh kah saya minta kirim kan testimoni pemakai jelly gamat yg sudah sembuh???

  • susah kentut

    1 Balasan

    Kesehatan

    saya susah kentut,,, ap gejala nya dn bagai mna mngatsi nya

  • Penyakit Liver kronis

    1 Balasan

    Kesehatan

    Apa sakit liver itu selain perut buncit kaki juga bengkak? Sebabnya apa? Krn banyak minum?


Kesehatan
Ini Dia Pantangan Makanan Setelah Operasi Amandel

Pantangan makanan setelah operasi amandel…

Kesehatan
Cara Membedakan Madu Asli dengan Madu Palsu

Cara membedakan madu asli dengan…

Kesehatan
Heboh! Pil PCC Sebabkan Puluhan Warga Kendari Jadi Zombie

Penyalahgunaan pil PCC seperti yang…

Kirim Pertanyaan
Top