Dampak Pengobatan Kanker pada Anak dan Cara Mengatasinya

Share dan Tag Temanmu di :

Seperti yang telah dijelaskan pada artikel sebelumnya, penyakit kanker tidak hanya menyerang pada orang dewasa, tetapi juga pada anak-anak. Terdapat beberapa jenis kanker yang sering menyerang anak, diantaranya adalah kanker darah, kanker mata, kanker tulang, dan lainnya.

Para orangtua tentu akan melakukan berbagai cara untuk bisa membebaskan si kecil dari penyakit yang mematikan tersebut, termasuk melakukan berbagai metode pengobatan. Setidaknya ada 3 jenis pengobatan kanker yang bisa dilakukan, salah satunya adalah kemoterapi.


Pengobatan kemoterapi merupakan salah satu metode pengobatan medis yang diperuntukkan bagi mereka yang mengidap tumor atau kanker. Selama proses pengobatan ini, pihak dokter mengharuskan penderita untuk menjalani perawatan dengan memasukkan beragam jenis zat dan obat-obatan yang bertujuan untuk mengenali, menyerang, kemudian memberantas sel-sel kanker. Selain itu, pengobatan ini juga bermanfaat untuk mencegah pertumbuhan pusat kanker yang biasanya akan semakin membesar.

Obat-obatan kanker ini dapat diberikan dengan cara ditelan ataupun disuntikkan langsung ke dalam pembuluh darah, di bawah kulit, atau di ruang diantara dua tulang belakang dengan harapan dapat membunuh sel-sel kanker yang ada. Obat-obatan antikanker ini akan menimbulkan efek samping yang tidak hanya merusak sel-sel kanker, tetapi juga merusak sel-sel yang sehat.

Berikut ini beberapa dampak pengobatan kanker pada anak dan cara mengatasinya :

Demam

Segera hubungi dokter jika suhu tubuh si kecil melebihi 38 derajat celcius setelah melakukan pengobatan.

Mual dan muntah

Mual dan muntah merupakan salah satu efek samping yang bisa ditimbulkan akibat pengobatan kemoterapi. Anda bisa meminta obat antimual dan muntah kepada dokter untuk mengurangi gejala tersebut. Selain itu, Anda juga mencegah gejala tersebut dengan memberikan anak makanan ringan 3-4 jam sebelum pengobatan, minum cairan terlebih dahulu setengah sampai 1 jam sebelum makan, beri makan sedikit-sedikit tapi sering, jangan berikan anak makanan yang manis, pedas, atau keras, sajikan makanan dingin daripada yang panas, dan beri waktu untuk beristirahat setelah makan.

Jika sampai mual dan muntah terjadi, jangan beri makan atau minum hingga gejala reda. Setelah reda, mulai berikan air atau susu tidak dingin 1 sendok teh setiap 10 menit, kemudian tingkatkan menjadi 1 sendok setiap 20 menit, lalu 2 sendok setiap 30 menit, dan seterusnya. Ketika anak sudah terbiasa dengan cairan, beri makanan cair seperti puding, yoghurt, sop, atau jenis lainnya. Berikan sesuai dengan kemampuan dan jika toleransinya baik dapat dilanjutkan dengan makanan padat.

Sulit buang air kecil

Segera laporkan kepada dokter jika anak mengeluh sakit atau panas saat buang air kecil. Untuk mengatasinya Anda bisa memberikan si kecil minum yang banyak sebelum, saat, dan sesudah pengobatan. Jumlah cairan disesuaikan dengan besar kecilnya anak. Jangan berikan minuman yang mengandung kafein.

Diare

Untuk mengatasi diare akibat pengobatan kemoterapi, beri anak makanan tinggi kalori, tinggi protein, namun rendah serat. Selain itu, berikan juga makanan dan minuman yang mengandung elektrolit yang tinggi (kalium dan natrium), seperti pisang dan kentang. Namun, perlu diperhatikan, hindari makanan yang berlemak.

Perubahan terhadap rasa makanan

Pengobatan kemoterapi tidak jarang menimbulkan dampak perubahan pada rasa makanan. Nah, berikan makanan yang bervariasi pada si kecil untuk mengatasinya.

Infeksi

Obat antikanker bisa menyebabkan berkurangnya sel darah putih, sehingga anak mudah infeksi. Cara mengatasinya, hindari keramaian dan orang-orang yang menderita flu atau penyakit menular lainnya dan siapapun yang baru di imunisasi.

Gejala seperti flu

Gejala biasanya terjadi beberapa jam atau beberapa hari setelah kemoterapi. Segera hubungi dokter jika gejala ini timbul.

Sariawan, mulut dan tenggorokan kering

Untuk mengatasinya, mintalah obat kepada dokter untuk masalah ini, berikan sikat gigi yang lembut, biasakan anak kumur-kumur setiap 2-3 jam dan setelah makan, serta berikan anak makanan yang lembut, jangan berikan yang sangat dingin, panas, pedas, atau asam.

Rambut rontok

Rambut rontok menjadi salah satu efek samping dari kemoterapi yang sering terjadi. Bunda bisa memotong rambut anak hingga pendek atau botak dan menggunakan sampo yang ringan untuk mengatasi masalah ini.

Kulit memar, merah, kering, dan gatal

Gunakan sabun yang ringan dan lotion untuk melembabkan kulit dalam mengatasi gejala ini.

Sensitif terhadap matahari

Anda bisa mengurangi efek samping dari pengobatan kemoterapi ini dengan menjauhkan anak dari sinar matahari langsung serta gunakan tabir surya.

By Sri Maryati - Ibu Dan Anak Rabu, 18 Januari 2017 13:09:50

Related Post :
Kesehatan
Makanan Sehat Untuk Penderita…

Sinusitis adalah suatu kondisi…

Kesehatan
Gejala dan Penyebab Kanker…

Mengetahui dan mewaspadai gejala…

Penyakit
Jenis-jenis Penyakit Yang Menyerang…

Jenis-jenis penyakit yang menyerang…

Daun
Manfaat Daun Kaca Piring…

Manfaat daun kaca piring…

Kesehatan
Bahaya Racun Ikan Fugu…

Mengetahui dampak dan bahaya…

Penyakit
Penyebab Hipertensi Sekunder dan…

Penyebab hipertensi sekunder dan…

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Kirim Pertanyaan


  • Vaksin rubella

    0 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Apakah boleh anak yg sedang terkena amandel stadium 3 ,ikut suntik vaksin MR?

  • Susah buang air besar

    1 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Susah bab

  • susah buang air besar pada anak

    1 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Selamat siang, Anak saya saat ini baru berusia 10 bulan dan sudah beberapa hari ini buang air besarnya tidak lancar. Saya khawatir kondisi ini terjadig lama dan bisa membahayakan kondisi…

  • Manfaat faksin untuk bayi dan balita

    1 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Dok, saya mau bertanya sebenarnya apa sih manfaat vaksin untuk bayi maupun balita? bagaimana jika anak ketinggalan salah satu vaksin, apa vaksin selanjutnya ganda atau bagaimana?

  • cara mengatasi luka memar pada kulit anak

    1 Balasan

    Ibu Dan Anak

    Dok, anak saya sekarang berusia 1 tahun dan sudah mulai belajar untuk berjalan. anak saya sering sekali terjatuh, sehingga ada beberapa luka memar warna biru keunguan di kulitnya. adakah cara…


Ibu Dan Anak
Tips Sederhana Mencegah Flu Pada Anak Di Musim Hujan

Tips sederhana mencegah flu ada…

Ibu Dan Anak
Tips Agar Anak Tak Rewel saat Diminta Makan Sayur

Diperlukan beberapa metode untuk mengatasi…

Ibu Dan Anak
Penyebab Nafsu Makan Berlebihan Pada Anak

Buah hati anda memiliki nafsu…

Kirim Pertanyaan
Top