Hamil anak pertama panggul sempit harus operasi caesar


Iis Nuryanti

By Iis Nuryanti
Kamis, 05 Mei 2016 16:04:17

hamil anak pertama ketika mau melahirkan panggul saya sempit kata dokter sehingga harus dilakukan operasi caesar. Apakah pada hamil yang ke 2 akan bernasib demikian bu bidan, mengingat biaya operasi tidak mahal dan sakitnya pasca operasi cukup lama dan ngilu



Diane Rosse A.Md.Keb
Admin

By Diane Rosse A.Md.Keb
Rabu, 13 Juli 2016 13:35:36

Hai Iis Nuryanti ,


Dalam dunia kedokteran, kebidanan, dan kandungan, rongga panggul adalah salah satu faktor yang menentukan apakah janin dapat dilahirkan normal atau tidak. Namun jangan lupa, untuk berhasil bersalin normal, perlu diperhatikan pula kekuatan mendorong sang ibu, besarnya janin, presentasi dan posisi janin, umur ibu saat melahirkan, serta adakah penyakit yang menyertai ibu.

Oleh sebab itu, bumil dengan panggul sempit tak perlu lantas berkecil hati. Panggul sempit pun bisa melahirkan normal, asalkan pada proses persalinan, kepala sudah masuk dengan baik ke dalam rongga panggul. Apalagi bila ukuran kepala dan tubuh janin kecil, persalinan normal masih dimungkinkan. Jika dua hal ini tak terjadi, maka proses persalinan akan memanjang dan bahkan tidak dapat maju. Apabila tidak dievaluasi dan tidak ditangani secara tepat dapat terjadi gawat janin atau bahkan dapat terjadi robekan rahim karena kontraksi yang terjadi kuat tetapi janin tidak dapat didorong keluar dari rahim karena ketidakseimbangan janin panggul.

Tindakan operasi (caesar) akan segera dilakukan bila ternyata persalinan tidak maju. Beda bila ukuran panggul yang jelas-jelas sempit seperti sempit berat/ sangat sempit atau bentuk panggul yang tidak normal, kemungkinan besar tidak dapat melahirkan secara normal.

Tips Bagi Ibu Hamil dengan Panggul Sempit:



  • Pada keadaan kehamilan dengan panggul sempit sebaiknya melakukan pemeriksaan secara teratur ke bidan atau dokter.

  • Kurangi ngemil makanan manis dan kontrol kenaikan berat badan yang berlebihan sebab berpotensi melahirkan bayi besar.

  • Tidak memberikan ramuan perangsang kontraksi dalam bentuk apapun bagi ibu hamil terutama ramuan rumput fatima karena dosis dan takarannya hanya berdasarkan kira kira sementara akibatnya dapat merobek rahim dan perdarahan bahkan kematian ibu dan bayi.

  • Pada kehamilan kedua dan seterusnya jangan lupa beritahukankepada bidan atau dokter yang akan menolong tentang riwayat persalinan yang lalu, misalnya pernah melahirkan dengan dibantu vakum atau forsep.

  • Ibu hamil sebaiknya rajin melakukan olahraga yang sesuai dengan kehamilan agar tidak terjadi obesitas atau kenaikan berat badan berlebih, misalnya aktifitas jalan pagi setelah usia kehamilan tujuh bulan dan tidak ada kontra indikasi ( misalnya tensi tinggi atau plasenta previa ), olahraga yang aman untuk ibu hamil akan memperkuat daya tahan fisik ibu Persiapan finansial ( Menabung )sejak dini bila kemungkinan melahirkan dengan operasi caesar.

  • Suami hendaknya memprioritaskan keselamatan istri dan janin dalam kandungan dengan menjadi pengambil keputusan utama dalam keluarganya Dukungan dari seluruh anggota keluarga terutama secara mental dan spiritual.

    Kesimpulannya panggul luas saja tidak cukup harus didukung dua hal yang lain kekuatan ibu mengejan dan keadaan bayi, maka dari itu pemeriksaan kehamilan secara teratur sangat berarti bagi penentuan keberhasilan proses melahirkan. Baik secara alami spontan maupun operaasi caesar.



Balas Pertanyaan


Kirim Pertanyaan
Top