susah buang air besar pada anak


Winda

By Winda
Senin, 29 Agustus 2016 13:52:17

Selamat siang,
Anak saya saat ini baru berusia 10 bulan dan sudah beberapa hari ini buang air besarnya tidak lancar. Saya khawatir kondisi ini terjadig lama dan bisa membahayakan kondisi anak saya. Apakah ada obat yang cocok untuk melancarkan buang air besar anak saya ?



Diane Rosse A.Md.Keb
Admin

By Diane Rosse A.Md.Keb
Rabu, 31 Agustus 2016 15:48:21

Hai, Winda.

Setiap orangtua pasti akan panik dan khawatir ketika mendpati si kecil mengalami susah buang air besar. Cara terbaik untuk mengatasi susah buang air besar pada bayi adalah dengan memeriksakannya ke dokter atau pelayanan kesehatan sebelum mencoba apapun untuk meringankan ketidaknyamanan akibat susah  buang air besar.

Namun, selain itu, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi dan mengatasi susah buang air besar pada anak, diangatanya :

Memijat perut. Anda bisa memijat bagian bawah pusar anak, yaitu sekitar 3 jari dari pusar dengan lembut. Pastikan anak rileks dan tidak kesakitan saat melakukannya.

Mandikan dengan air hangat. Ini bisa membuatnya lebih rileks, sehingga saluran pencernaan lebih mudah mengeluarkan kotoran. Berikan juga pijatan pada perut agar feses lebih mudah keluar.

Mengganti susu formula. Jika bayi mengalami konstipasi sejak mengonsumsi susu formula, maka gantilah dengan merek yang berbeda. Konsultasikan dengan dokter anak Anda untuk mendapatkan susu formula yang sesuai dengan kebutuhan anak.

Mengombinasikan makanan. Ketika bayi sudah waktunya mendapat makanan padat, usahakan janganlangsung memberikan makanan yang berat seperti nasi. Pilihlah makanan yang kaya akan serat dan berikan porsi yang sedikit-sedikit. Untuk hasil yang optimal, pijat terlebih dahulu perut bayi sebelum diberikan makanan.

Cukupi kebutuhan cairan. Agar proses pencernaan berjalan lancar, pastikan untuk memenuhi kebutuhan cairan anak. Berikan sebotol air untuknya demi membantu kinerja sistem pencernaan.

Membuat anak aktif. Agar feses terdorong oleh usus, ajak anak untuk bergerak lebih aktif. Jika bayi sudah bisa merangkak, maka buatlah ia merangkak lebih sering untuk mendorong feses agar lebih mudah keluar. Jika masih belum bisa, menggerakkan kaki bayi selayaknya mengayuh sepeda juga bisa membantu.

Semoga bermanfaat.



Balas Pertanyaan


Kirim Pertanyaan
Top